Langkah Penerapan Protokol Higienitas di Ruang Publik Pasca-PSBB
Jum'at, 26 Juni 2020 - 14:02 WIB
“Menuju masyarakat yang produktif dan terlindung dari virus COVID-19, diperlukan penataan penyelenggaraan berbagai kegiatan dengan prioritas kesehatan masyarakat. Tempat dan fasilitas umum sebagai salah satu fokus penyebaran COVID-19 wajib menerapkan protokol kesehatan," katanya melalui rilis yang diterima SINDOnews.
Tindakan disinfeksi secara berkala adalah salah satu hal terpenting dalam protokol tersebut. Dalam pelaksanaannya, kata Imran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti dilakukan saat tidak ada orang di dalam ruangan, wajib menggunakan alat pelindung diri, jauhi hewan atau tumbuhan, dan hindari menggunakan atau meracik cairan disinfektan tidak sesuai panduan misalnya dengan mencampurkan bahan disinfektan yang berbeda.
Disinfeksi jangan dilakukan sambil berbicara, makan, minum atau merokok, bersihkan ruangan dan permukaan terlebih dulu sebelum tindakan disinfeksi, jangan mengelap ulang permukaan yang sudah didisinfeksi sebelum 10 menit, serta hindari disinfeksi ke tubuh manusia.
Setelah PSBB usai, kita masih harus berhadapan dengan virus COVID-19 hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Kedisplinan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menangani pandemi COVID-19.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih mengatakan, virus COVID-19 hingga kini infeksinya masih terus berlangsung sehingga kita tidak boleh lengah.
Tindakan disinfeksi secara berkala adalah salah satu hal terpenting dalam protokol tersebut. Dalam pelaksanaannya, kata Imran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti dilakukan saat tidak ada orang di dalam ruangan, wajib menggunakan alat pelindung diri, jauhi hewan atau tumbuhan, dan hindari menggunakan atau meracik cairan disinfektan tidak sesuai panduan misalnya dengan mencampurkan bahan disinfektan yang berbeda.
Disinfeksi jangan dilakukan sambil berbicara, makan, minum atau merokok, bersihkan ruangan dan permukaan terlebih dulu sebelum tindakan disinfeksi, jangan mengelap ulang permukaan yang sudah didisinfeksi sebelum 10 menit, serta hindari disinfeksi ke tubuh manusia.
Setelah PSBB usai, kita masih harus berhadapan dengan virus COVID-19 hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Kedisplinan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menangani pandemi COVID-19.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih mengatakan, virus COVID-19 hingga kini infeksinya masih terus berlangsung sehingga kita tidak boleh lengah.
Lihat Juga :