3 Buku yang Sempat Dilarang Peredarannya di Dunia, Nomor 2 Sukses Terjual 80 Juta Eksemplar

Jum'at, 15 Juli 2022 - 23:51 WIB
Bahkan, Vatikan sebagai pusat agama Katolik pernah menunjuk seseorang untuk membongkar isi buku tersebut. Namun, pada 2009, novel ini mencatat penjualan 80 juta kopi di seluruh dunia dan dialihbahasakan ke dalam 44 bahasa.

3. Lolita



(Foto: amazon.com)

Lolita, buku karangan Vladimir Nabokov, diterbitkan pada 1955. Awalnya, Nabokov sempat ragu apakah buku karangannya ini dapat diterbitkan secara umum. Akan tetapi, istri Nabokov meyakinkan suaminya dan akhirnya buku tersebut terbit ke khalayak.

Lolita merupakan novel yang kontroversial karena dinilai berisi konten cabul. Novel ini sempat dilarang di berbagai negara, seperti di Prancis, Inggris, Argentina, Selandia Baru, dan Afrika Selatan serta di beberapa komunitas Amerika.

Baca juga: Rilis Single Cinta Karna Ilahi, Nazwa Maulidia Akan Terus Dendangkan Lagu Selawat

Menariknya, kontroversi tersebut malah membuat novel Lolita sukses, bahkan menjadikannya sebagai salah satu buku terlaris di seluruh dunia. Novel ini turut disebut sebagai novel paling inovatif di abad ke-20.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!