Pengaruhi Kualitas Hidup Perempuan, Basmi Stigma Negatif Menstruasi

Minggu, 07 Agustus 2022 - 05:25 WIB
Selain itu, penelitian UNICEF Indonesia juga menemukan hanya sebagian perempuan mengganti pembalut mereka setelah 8 jam penggunaan.

Bahkan, hampir semua remaja perempuan yang terlibat dalam penelitian mengaku tidak mengganti pembalut mereka selama di sekolah dengan alasan merasa malu.

Bergerak dari adanya stigma dan persepsi tabu soal menstruasi itu, gerakan sosial atau kampanye #RevolusiMenstruasi yang diinisiasi Nona digaungkan ke masyarakat.

"Dampak dari stigma negatif dan tabu soal menstruasi ini menurut kami sudah memengaruhi kualitas hidup perempuan Indonesia," kata Co-Founder Nona, Nicole Jizhar dalam keterangan resminya, Sabtu (6/8/2022).

Bahkan, adanya stigma 'kotor' pada menstruasi itu diyakini Nicole dan tim Nona dapat mengarah kepada ketidaksetaraan gender di tengah masyarakat. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk ikut vokal membasmi stigma negatif ini dengan kampanye #RevolusiMenstruasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!