Subvarian Omicron Terbaru Ditemukan dengan Sebutan Centaurus, Ini Penjelasannya

Kamis, 11 Agustus 2022 - 09:17 WIB
Pasalnya, BA.2.75 ini menarik perhatian pada fakta bahwa virus yang dapat tumbuh, di antara manusia dalam kondisi yang menguntungkan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih besar.

Studi juga menemukan bahwa BA. 2.75 memiliki resistensi lebih tinggi terhadap kekebalan, yang disebabkan oleh infeksi subvarian BA.5 sedang dominan di banyak negara.

Resistensi lebih tinggi ini, menyoroti fakta bahwa BA.2.75 dapat segera mengambil alih strain yang lazim.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!