Desa Wisata Seribu Gonjong Destinasi yang Menarik dan Unik

Senin, 15 Agustus 2022 - 21:15 WIB
Kalau kita tilik lebih detail, Rumah Adat Seribu Gonjong terletak di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Perkampungan terpencil dan paling utara di Kabupaten Lima Puluh Kota itu jauh dari keramaian kota, suasananya masih terlihat asri dan tenang serta damai, bahkan sinyal telepon provider ataupun internet tidak ada. Jika mereka ingin komunikasi harus membeli voucer wifi dengan harga yang terjangkau.

Sarugo, merupakan salah satu dari sedikit kampung yang begitu tradisional. Karena sulitnya akses komunikasi untuk gadget, kesenian anak nagari berkembang pesat. Seperti randai, talempong, maupun silek masih lestari sejak dulu hingga kini.

Menurut Rici Candra Ketua Pokdarwis Desa Wisata Sarugo menjelaskan, dengan adanya kesulitan sinyal komunikasi belum maksimal ini menjadi tantangan tersendiri, tapi juga menjadi kelebihan yang patut disyukuri, kerena mereka yang berkunjung di Desa Sarugo ini betul-betul dapat menikmati suasana damai. Mereka yang datang wisata ke Desa Sarugo yang sehari-harinya disibukan dengan gadget dapat betul-betul merasakan ketenangan dengan menikmati susasa damai.

“Kami melihat ini tantangan dan juga menjadi kelebihan kami, karena dengan tidak adanya gadget anak-anak dapat bermain dengan mainan tradisional, sehingga tetap lestari,”ucapnya.

Untuk melepas lelah di Desa Wisata Gonjong terdapat Homestay yang cukup nyaman dan bersih. Cukup dengan Rp100.000/malam wisatawan dapat menginap di rumah gadang dengan nuansa minang dan siapapun yang menginap di sini akan merasa betah. Karena selain bersih tempatnya juga nyaman dan tetap mengikuti protokol kesehatan.



Budaya Kearifan Lokal

Keelokan Desa Wisata Sarugo dan keramahan warga menjadi daya tarik tersendiri untuk menggali kearifan lokal yang sangat kental dengan kedaerahannya. Seperti adanya alat musik tradisional Talempong yang senantiasa hadir dalam setiap upacara adat Minangkabau.

Talempong merupakan seperangkat alat musik yang terbuat dari campuran tembaga, timah putih dan besi putih. Dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan stik (alat pukul berbahan kayu).

Alat musik Talempong sering dimanfaatkan sebagai pelengkap dalam berbagai upacara-upacara adat Minangkabau seperti: Upacara pengangkatan penghulu, Upacara pesta perkawinan, Menaiki rumah baru, Pesta panen raya, Acara pertunjukan randai, Musik pengiring tari, Acara gotong royong, Upacara sunat rasul.

Bisa dikatakan tanpa kehadiran Talempong dalam upacara umumnya atau tari khususnya seakan makanan tanpa garam. Talempong bisa juga dimanfaatkan untuk mengatur irama musik. Secara umum fungsi talempong adalah: Sebagai sarana upacara, Sebagai sajian estetis, Sebagai hiburan, Pengintegrasian masyarakat, Sebagai media komunikasi.

Talempong juga hadir menghidupkan suasana dalam arak-arakan penyambutan tamu agung. Umumnya, talempong dimainkan bersama beberapa instrumen tradisional Minangkabau lainnya seperti saluang, gandang, dan serunai.

Produk Unggulan

Selain kuliner rendang daging, tak kalah menarik dan nikmat adalah gulai belut. Biasanya mereka memasak gulai belut usai melakukan panen padi atau mulai menanam padi. Setelah sawah dibajak mereka biasanya banyak yang mencari belut, kemudian dimasak gulai dengan batok kelapa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!