Yuk, Kenali Hiperseksual dan Penyebabnya
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:30 WIB
Berdasarkan penelitian sebelumnya, skor tinggi pada kuesioner ini dapat menunjukkan bahwa seseorang mungkin berpotensi membutuhkan terapi. Dalam studi baru, sekitar 3% dari peserta diklasifikasikan sebagai hiperseksual berdasarkan skor mereka pada kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sering wanita melakukan masturbasi atau menonton film porno, semakin besar kemungkinan mereka mendapat skor tinggi pada kuesioner hiperseksualitas. (Baca juga: Bercinta Seminggu Sekali Bisa Membuat Hubungan Lebih Bahagia ).
Di sisi lain, penelitian ini juga menemukan bahwa jumlah pasangan seksual yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan skor hiperseksualitas yang tinggi. Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine.
"Hasil penelitian saat ini tidak mendukung gagasan penelitian sebelumnya bahwa wanita hiperseksual biasanya terlibat dalam bentuk perilaku seksual yang lebih pasif, dan bertentangan dengan asumsi bahwa wanita hiperseksual hanya menggunakan perilaku seksual untuk mengendalikan dan memengaruhi hubungan antarpribadi," jelas para peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sering wanita melakukan masturbasi atau menonton film porno, semakin besar kemungkinan mereka mendapat skor tinggi pada kuesioner hiperseksualitas. (Baca juga: Bercinta Seminggu Sekali Bisa Membuat Hubungan Lebih Bahagia ).
Di sisi lain, penelitian ini juga menemukan bahwa jumlah pasangan seksual yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan skor hiperseksualitas yang tinggi. Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine.
"Hasil penelitian saat ini tidak mendukung gagasan penelitian sebelumnya bahwa wanita hiperseksual biasanya terlibat dalam bentuk perilaku seksual yang lebih pasif, dan bertentangan dengan asumsi bahwa wanita hiperseksual hanya menggunakan perilaku seksual untuk mengendalikan dan memengaruhi hubungan antarpribadi," jelas para peneliti.
(tdy)