Mengenal Eucalyptus, Pohon Kayu Putih yang Kaya Manfaat Kesehatan

Senin, 06 Juli 2020 - 14:23 WIB
Menjelang akhir abad ke-19, minyak eucalyptus digunakan di sebagian besar rumah sakit di Inggris untuk membersihkan kateter urin. Penelitian modern sekarang mulai mendukung praktik ini.

Sementara, pada Februari 2016, para peneliti dari Serbia menemukan bukti yang mendukung aksi antimikroba eucalyptus. Mereka menyimpulkan bahwa interaksi positif antara minyak esensial E. camaldulensis (pohon dalam keluarga Eucalyptus) dan antibiotik yang ada dapat mengarah pada pengembangan strategi pengobatan baru untuk infeksi tertentu. Mereka berharap khasiat ini dapat mengurangi kebutuhan akan antibiotik.

Sebuah studi yang diterbitkan di Clinical Microbiology & Infection menunjukkan bahwa minyak eucalyptus mungkin memiliki efek antibakteri pada bakteri patogen di saluran pernapasan bagian atas, termasuk Haemophilus influenzae, bakteri yang bertanggung jawab untuk berbagai infeksi, dan beberapa jenis streptococcus.

Yang menarik, eucalyptus belakangan dikaitkan dengan virus corona. Hal itu diungkap Kementerian Pertanian (Kementan) RI saat meluncurkan produk kalung aromaterapi eucalyptus. Kementan mengklaim kalang itu bisa menjadi antivirus atau penangkal Covid-19. (Baca juga: Ternyata, Kalung Anti-Corona cuma Sekadar Jamu ).

Produk ini sebelumnya sudah diluncurkan sejak Mei 2020 lalu. Produk roll-on, minyak, dan inhaler eucalyptus saat ini telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!