Profesi Ini Bisa Bawa Keliling Dunia, Tertarik untuk Mencobanya?

Sabtu, 10 Desember 2022 - 22:40 WIB
“Mungkin kalau kaya profesi aku, karena kita kan sebagai tour leader, kita sering pergi ke satu negara berkali-kali. Jadi udah nggak ada tuh kaya shock culture,” ungkap Donny.

“Mungkin buat kita sudah bisa mengatasi yang namanya jet lag atau culture shock. Tapi biasanya buat para peserta atau tamu-tamu yang ikut, mereka justru mengalami shock culture itu,” sambungnya.

Meski begitu, menurutnya, shock culture atau jet lag yang kerap dialami rombongan tamu yang ia bawa hanya bersifat sementara. Pasalnya, setiap orang tentu membutuhkan penyesuaian saat pertama kali berkunjung ke suatu negara.

“Pertama mungkin dalam perjalanan udah capek, tapi mereka dengan exitednya itu kepengen tau, apa sih kegiatannya, jadi dipaksa paksain sih mereka. Tapi shock culturenya akan tertutup dengan beberapa destinasi yang kita kunjungi,” jelas Donny.

Baca Juga: 7 Daerah Penghasil Cowok Tampan di Indonesia, Jakarta Posisi Pertama

“Jadi mau dibilang shock culture apa nggak sih ya nggak ada yah. Mereka udah happy aja sih bawaannya,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!