Mengintip Konsep Ungkea Jungle, Restoran Unik di Tengah Hutan Papua
Minggu, 15 Januari 2023 - 08:06 WIB
Eits, tak hanya bangunannya yang alami tetapi hampir semua perlengkapan makannya juga sangat eco friendly. Cangkir dan tekonya terbuat dari batok kelapa, wadah makannya pun terbuat dari sempe (tanah liat).
Bahkan penyajian menu makanan di sini dimasak secara tradisional, tanpa menggunakan minyak.
Menu Tradisional
Swamening
Foto/Imaji Papua
Swamening merupakan olahan tradisional menggunakan bahan sayur lilin, dicampur dengan sagu, dan kelapa parut dibungkus dengan daun gedi kemudian dikukus. Swamening adalah makanan khas masyarakat Genyem, Kabupaten Jayapura.
Kha Ebehele
Foto/Tangkapan layar YouTube Ariefpokto
Kha dalam bahasa Sentani adalah ikan gabus yang dimasak dalam ebehele (tempayan/gerabah). Dicampur dengan sayur daun sukun. Waktu yang dibutuhkan untuk memasak pun sangat lama, bisa berjam – jam hingga daging dan tulang ikan pun menjadi sangat lunak, dengan rasa yang sangat nikmat.
Bahkan penyajian menu makanan di sini dimasak secara tradisional, tanpa menggunakan minyak.
Menu Tradisional
Swamening
Foto/Imaji Papua
Swamening merupakan olahan tradisional menggunakan bahan sayur lilin, dicampur dengan sagu, dan kelapa parut dibungkus dengan daun gedi kemudian dikukus. Swamening adalah makanan khas masyarakat Genyem, Kabupaten Jayapura.
Kha Ebehele
Foto/Tangkapan layar YouTube Ariefpokto
Kha dalam bahasa Sentani adalah ikan gabus yang dimasak dalam ebehele (tempayan/gerabah). Dicampur dengan sayur daun sukun. Waktu yang dibutuhkan untuk memasak pun sangat lama, bisa berjam – jam hingga daging dan tulang ikan pun menjadi sangat lunak, dengan rasa yang sangat nikmat.
Lihat Juga :