Bukan Hanya EG dan DEG, Ini Sederet Zat Kimia Berbahaya yang Perlu Diwaspadai
Kamis, 26 Januari 2023 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
"Di sana semua jelas sekali dipaparkan," katanya dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Kamis (26/1/2023).
Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin mengatakan, dari sisi ilmiah, semua zat kimia yang menjadi prekursor pembuat kemasan itu berbahaya.
So, berikut ini daftar zat-zat kontak berbahaya yang diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 20 tahun 2019 di antaranya:
1. Acetaldehyde, Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG)
Zat kimia ini ada pada kemasan plastik PET yang di antaranya digunakan pada galon PET sekali pakai. Zat kontak EG dan DEG baru-baru ini telah menyebabkan kematian pada lebih dari 100 anak akibat gagal ginjal akut.
2. Antimon atau Antimony trioxide (SbO3)
Ini merupakan logam berat untuk katalis kemasan plastik sekali pakai berbahan PET. Antimon yang juga digunakan pada galon sekali pakai ini bisa menyebabkan iritasi kulit, paru-paru, mata, hingga kanker.
3. Polistiren
Bahan kimia ini digunakan pada kemasan styrofoam. Kemasan ini mengandung zat kontak stiren yang bisa terlepas ke dalam produk pangannya dan bisa memicu terjadinya kanker.
4. Timbal (Pb), kadmium (Cd), kromium (VI) [Cr(VI)] dan merkuri (Hg)
Zat kimia tersebut ada di kemasan yang terbuat dari plastik. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan asma, bronchitis, hyperemia, dan kanker.
Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin mengatakan, dari sisi ilmiah, semua zat kimia yang menjadi prekursor pembuat kemasan itu berbahaya.
So, berikut ini daftar zat-zat kontak berbahaya yang diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 20 tahun 2019 di antaranya:
1. Acetaldehyde, Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG)
Zat kimia ini ada pada kemasan plastik PET yang di antaranya digunakan pada galon PET sekali pakai. Zat kontak EG dan DEG baru-baru ini telah menyebabkan kematian pada lebih dari 100 anak akibat gagal ginjal akut.
2. Antimon atau Antimony trioxide (SbO3)
Ini merupakan logam berat untuk katalis kemasan plastik sekali pakai berbahan PET. Antimon yang juga digunakan pada galon sekali pakai ini bisa menyebabkan iritasi kulit, paru-paru, mata, hingga kanker.
3. Polistiren
Bahan kimia ini digunakan pada kemasan styrofoam. Kemasan ini mengandung zat kontak stiren yang bisa terlepas ke dalam produk pangannya dan bisa memicu terjadinya kanker.
4. Timbal (Pb), kadmium (Cd), kromium (VI) [Cr(VI)] dan merkuri (Hg)
Zat kimia tersebut ada di kemasan yang terbuat dari plastik. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan asma, bronchitis, hyperemia, dan kanker.
Lihat Juga :