Bukan Hanya EG dan DEG, Ini Sederet Zat Kimia Berbahaya yang Perlu Diwaspadai
Kamis, 26 Januari 2023 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
5. Dietil Heksil Ftalat
(Diethylhexyl phthalate/ DEHP), Diisononyl phthalate (Diisononyl phthalate/ DINP), dan Diisodecyl phthalate (Diisodecyl phthalate/ DIDP).
Bahan kimia ini ada di kemasan plastik Polivinil Klorida (PVC) yang digunakan untuk pembungkus makanan dan wadah obat-obatan. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan kanker, asma, kesulitan belajar, obesitas, dan gangguan reproduksi.
6. Senyawa Ftalat
Senyawa ftalat ini seperti (Dietil Heksil ftalat (Diethylhexyl phthalate-DEHP)), Dibutil ftalat (Dibutyl phthalate-DBP)), Diisononyl phthalate (Diisononyl phthalate DINP)), dan Diisodecyl phthalate (Diisodecyl phthalate DIDP).
Bahan-bahan kimia ini biasa digunakan untuk kemasan pangan kertas dan karton. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan asma, attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), masalah perilaku, gangguan spektrum autisme, perkembangan reproduksi yang berbeda, hingga masalah kesuburan pria.
7. Bisfenol A (BPA) dari Kemasan Plastik Polikarbonat (PC)
Zat kontak ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kanker, kelainan organ hati, diabetes, gangguan otak, serta gangguan perilaku pada anak kecil.
Baca juga: 11 Cara Mengobati Saraf Kejepit secara Alami, Mudah Dilakukan Kok!
8. Polipropilen (PP)
Bahan kimia ini biasa digunakan untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, kotak margarin, kemasan yogurt, sedotan, tutup botol, cup plastik, dan sebagainya. PP diketahui dapat menyebabkan gangguan asma dan hormon pada manusia.
(Diethylhexyl phthalate/ DEHP), Diisononyl phthalate (Diisononyl phthalate/ DINP), dan Diisodecyl phthalate (Diisodecyl phthalate/ DIDP).
Bahan kimia ini ada di kemasan plastik Polivinil Klorida (PVC) yang digunakan untuk pembungkus makanan dan wadah obat-obatan. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan kanker, asma, kesulitan belajar, obesitas, dan gangguan reproduksi.
6. Senyawa Ftalat
Senyawa ftalat ini seperti (Dietil Heksil ftalat (Diethylhexyl phthalate-DEHP)), Dibutil ftalat (Dibutyl phthalate-DBP)), Diisononyl phthalate (Diisononyl phthalate DINP)), dan Diisodecyl phthalate (Diisodecyl phthalate DIDP).
Bahan-bahan kimia ini biasa digunakan untuk kemasan pangan kertas dan karton. Zat-zat kontak ini bisa menyebabkan asma, attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), masalah perilaku, gangguan spektrum autisme, perkembangan reproduksi yang berbeda, hingga masalah kesuburan pria.
7. Bisfenol A (BPA) dari Kemasan Plastik Polikarbonat (PC)
Zat kontak ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kanker, kelainan organ hati, diabetes, gangguan otak, serta gangguan perilaku pada anak kecil.
Baca juga: 11 Cara Mengobati Saraf Kejepit secara Alami, Mudah Dilakukan Kok!
8. Polipropilen (PP)
Bahan kimia ini biasa digunakan untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, kotak margarin, kemasan yogurt, sedotan, tutup botol, cup plastik, dan sebagainya. PP diketahui dapat menyebabkan gangguan asma dan hormon pada manusia.
(nug)
Lihat Juga :