Pemberian Label pada Kemasan Dinilai Dapat Selamatkan Hak Kesehatan Anak
Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Pemberian label pada kemasan itu, lanjut dia, merupakan suatu bentuk fundamental demi menyelamatkan hak kesehatan anak. "Ketika diabaikan, itu salah satu bentuk kekerasan. Indonesia masih dalam darurat kekerasan anak," ujar Arist.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Catherine Tjahjadi dari PDUI dan IDI memaparkan senyawa BPA dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui migrasi dari kemasan ke makanan atau minuman. "Bagi bayi, balita, dan janin yang belum mempunyai sistem imunitas akan lebih mudah terdampak," ungkapnya.
Sementara, artis yang juga politisi anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina S.E, M.A.P, menyampaikan bahwa masalah gizi buruk tersebar sedikitnya di 12.183 desa. Menurutnya, masyarakat yang hidup di kota memang rata-rata sudah terbebas dari gizi buruk, meski masih ada juga sebagian yang masih kekurangan gizi.
Baca juga: 4 Kondisi Pemicu Stunting pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada
"Di kota besar selain ada yang menderita gizi buruk ditambah lagi paparan Bisphenol A dari kemasan polikarbonat," ujar Arzeti.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Catherine Tjahjadi dari PDUI dan IDI memaparkan senyawa BPA dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui migrasi dari kemasan ke makanan atau minuman. "Bagi bayi, balita, dan janin yang belum mempunyai sistem imunitas akan lebih mudah terdampak," ungkapnya.
Sementara, artis yang juga politisi anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina S.E, M.A.P, menyampaikan bahwa masalah gizi buruk tersebar sedikitnya di 12.183 desa. Menurutnya, masyarakat yang hidup di kota memang rata-rata sudah terbebas dari gizi buruk, meski masih ada juga sebagian yang masih kekurangan gizi.
Baca juga: 4 Kondisi Pemicu Stunting pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada
"Di kota besar selain ada yang menderita gizi buruk ditambah lagi paparan Bisphenol A dari kemasan polikarbonat," ujar Arzeti.
(nug)
Lihat Juga :