Bahaya Memberikan Jamu pada Bayi, Bisa Sebabkan Keracunan hingga Infeksi

Selasa, 31 Januari 2023 - 16:28 WIB
loading...
Bahaya Memberikan Jamu...
Memberikan jamu pada bayi berusia 6 bulan ke bawah sangat berbahaya. Foto/iStock
A A A
JAKARTA - Gara-gara diberi jamu , seorang bayi berusia 54 hari meninggal. Nyawa bayi tersebutmelayang setelah minum ramuan obat tradisional berisi perasan daun kecipir dan kencur.Nahas, minuman herba yang dianggap bisa memberi efek kesehatan tersebut, justru membuatsang bayi mengalami sesak napas hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebenarnya, bolehkah bayi minum jamu? Yuk, simak penjelasan dokter mengenai pemberianjamu untuk bayi di bawah ini.
Bayi Minum Jamu, Apakah Diperbolehkan?

Disampaikan dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc, bayi di bawah usia 6 bulan tidak bolehdiberikan jamu sama sekali.
“Pasalnya, bayi pada rentang usia tersebut hanya boleh menerima ASI eksklusif tanpatambahan lain, sekalipun air putih,” kata dr. Nitish seperti dikutip dari laman KlikDokter.

Jika bayi sakit, berikan ASI untuk membantu proses pemulihan si kecil dan jangan mencoba untuk mengobatinya, apalagi dengan jamu. ASIadalah obat alami yang dapat membantu menjaga kesehatan bayi berusia di bawah 6 bulan.

Baca Juga : Rutin Minum Obat Pelangsing Berisiko Timbulkan Masalah Jantung, Hati-Hati!

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menegaskan bahwa ASI terbukti dapat meningkatkan sistempertahanan tubuh anak.
Lalu, bagaimana dengan anak berusia di atas 6 bulan? Menurut dr. Nitish, pemberian jamuuntuk bayi usia di atas 6 bulan sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter.

“Jamu yang hendak diberikan pada anak juga wajib terdaftar di Badan Pengawas Obat danMakanan (BPOM) sehingga kualitasnya lebih terjamin,” katanya.

Nantinya, dokter bisa memeriksa bahan-bahan di dalam jamu yang aman dan berbahaya bagikondisi anak. Pasalnya, sebagian besar jamu diracik menggunakan lebih dari satu bahan.

Beberapa bahan tertentu dinilai berbahaya bagi anak usia di atas 6 bulan. Misalnya, jamudengan kandungan jahe dinilai bisa menimbulkan nyeri ulu hati.Hal ini terjadi ketika herbatersebut diberikan dalam jumlah besar pada anak usia di bawah 6 tahun.

Baca Juga : Mengenal Manfaat Teh untuk Atasi Masalah Pencernaan, Ini Penjelasan Ahli

Bahan lainnya yang perlu diwaspadai adalah kunyit. Kunyit tidak dianjurkan untuk anak usia dibawah 12 tahun. Sebuah penelitian dalam jurnal Cureus, menemukan bahwa kunyit dapatmencegah penyerapan zat besi di usus. Anak Mama pun berisiko mengalami anemia defisiensibesi, terlebih jika si kecil susah makan.

Jadi, sudah terjawab, ya. Jamu tidak boleh diberikan untuk bayi usia di bawah 6 bulan. Adapununtuk bayi di atas 6 bulan, pemberian jamu sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepadadokter.

Dengan begitu, dokter bisa menilai tingkat keamanan jamu untuk anak Mama. Pemberian jamuuntuk anak di bawah usia satu tahun sendiri masih menuai pro dan kontra.Beberapa dokter beranggapan, jamu sebaiknya tidak diberikan pada anak di bawah satu tahun.

Pasalnya, minuman herba ini dianggap berisiko menimbulkan masalah pernapasan, intoleransi,keracunan, dan infeksi.
“Karena itu, hindari meracik jamu sembarangan sekalipun menggunakan bahan-bahan yangkelihatannya aman. Konsultasikan kepada dokter anak terlebih dahulu agar terhindar dari efeksamping yang merugikan,” tegas dr. Nitish.

Baca Juga : Simak, 4 Minuman Ini Bisa Kurangi Lemak di Perut
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Infografis
Tatib Direvisi, DPR...
Tatib Direvisi, DPR Bisa Copot Kapolri hingga Pimpinan KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved