Komunitas AABI, Wadah Berkumpulnya Puluhan Ribu Pemilik Nama Agus
Rabu, 15 Maret 2023 - 05:06 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini juga yang mendasari dibentuknya DAD atau DAC untuk menjangkau masyarakat yang ada di daerah-daerah. Gusmul mengungkapkan, saat ini AABI telah memiliki cabang di 27 provinsi dengan total anggota aktif sekitar 70 ribu orang.
Hal yang paling membekas di benak Gusmul selama membangun komunitas ini ketika mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) perdana di Bogor yang dihadiri 30 anggota. Saat itu, dia memberi tema acara tersebut Brotherhood in Harmony.
Gusmul kemudian membagikan momen tersebut di media sosial dan terendus sampai ke media nasional. Itulah yang menjadi titik awal Agus Agus Bersaudara kian dikenal masyarakat Indonesia.
Dalam membangun Agus Agus Bersaudara Indonesia, Gusmul tak menampik ada berbagai tantangan yang datang. Terutama godaan politik datang silih berganti.
"Kita memang bukan partai politik, dan kita menghindari itu. Tapi bukan berarti kita mengharamkan politik. Balik lagi ke tujuan awal kita dibentuk untuk persaudaraan, gerakan sosial. Rentan sekali terjadi perpecahan kalau sudah dibawa ke politik," jelasnya.
Baca juga: Lebih Dekat dengan Komunitas Hong, Pegiat Permainan Tradisional di Tengah Peradaban Digital
Gusmul pun mengharapkan ke depannya AABI bisa semakin solid dan berkembang terutama fokus pada bidang sosial dan ekonomi. Dia juga mendoakan agar rekan-rekannya yang bekerja di AABI bisa diberikan kesehatan dalam menjalankan aktivitas.
Hal yang paling membekas di benak Gusmul selama membangun komunitas ini ketika mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) perdana di Bogor yang dihadiri 30 anggota. Saat itu, dia memberi tema acara tersebut Brotherhood in Harmony.
Gusmul kemudian membagikan momen tersebut di media sosial dan terendus sampai ke media nasional. Itulah yang menjadi titik awal Agus Agus Bersaudara kian dikenal masyarakat Indonesia.
Dalam membangun Agus Agus Bersaudara Indonesia, Gusmul tak menampik ada berbagai tantangan yang datang. Terutama godaan politik datang silih berganti.
"Kita memang bukan partai politik, dan kita menghindari itu. Tapi bukan berarti kita mengharamkan politik. Balik lagi ke tujuan awal kita dibentuk untuk persaudaraan, gerakan sosial. Rentan sekali terjadi perpecahan kalau sudah dibawa ke politik," jelasnya.
Baca juga: Lebih Dekat dengan Komunitas Hong, Pegiat Permainan Tradisional di Tengah Peradaban Digital
Gusmul pun mengharapkan ke depannya AABI bisa semakin solid dan berkembang terutama fokus pada bidang sosial dan ekonomi. Dia juga mendoakan agar rekan-rekannya yang bekerja di AABI bisa diberikan kesehatan dalam menjalankan aktivitas.
(nug)
Lihat Juga :