10 Tes Kesehatan yang Harus Dilakukan Perempuan, Cegah Penyakit Kronis

Kamis, 16 Maret 2023 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia dan kebanyakan perempuan berusia antara 50 tahun dan 59 tahun cenderung mengalaminya. Deteksi dini dan pengobatan membantu mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan peluang pemulihan.

3. Kolonoskopi

Menurut pedoman American Cancer Society, wanita berusia 50 tahun harus menjalani kolonoskopi. Dokter mengatakan bahwa hingga 60 persen dari 50 ribu kematian akibat kanker usus besar setiap tahun dapat dicegah dengan skrining yang memadai, seperti kolonoskopi.

4. Tes Profil Lipid


Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pada perempun dengan salah satu indikator awal penyakit jantung adalah kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi.Oleh karena itu setiap wanita harus melakukan tes profil lipid setelah usia 40-45 tahun.

5.Tes Kesehatan Jantung


Seiring dengan tes profil lipid, perempuan juga harus memeriksa tekanan darah tinggi atau hipertensi,faktor risiko lain untuk penyakit jantung. Wanita yang sudah memiliki hipertensi harus melakukan elektrokardiogram untuk memastikan jantung yang sehat.

Baca Juga: Penyakit Usia 40 Tahun ke Atas yang Perlu Diwaspadai Perempuan

6. Tes Diabetes


Perempuan harus khawatir tentang diabetes karena berkontribusi terhadap penyakit jantung. Perempuan kelebihan berat badan, hamil, tidak aktif secara fisik dan memiliki riwayat diabetes keluarga berisiko lebih tinggi menderita diabetes. Yang terbaik adalah memeriksakan kadar gula mulai usia 45 tahun dan setiap 3 tahun setelah itu.

7. Tes Kepadatan Tulang


Perempuan berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis, terutama pasca menopause. Setelah menopause, kadar hormon estrogen akan turun dan mempengaruhi pengendapan kalsium dalam tulang, yang menyebabkan osteoporosis. Oleh karena itu, tes kepadatan tulang reguler yang mengukur jumlah kalsium dalam tulang direkomendasikan untuk semua perempuan di atas usia 45 atau 50 tahun.

8. Tes Tiroid


Masalah lain yang biasa ditemukan pada perempuan adalah gangguan tiroid. Perempuan lebih mungkin untuk mengembangkan hipotiroidisme, hipertiroidisme, kanker tiroid dan tiroiditis. Seringkali alasan utama kenaikan berat badan pada wanita adalah tiroid yang kurang aktif.

Menguji kadar hormon perangsang tiroid (TSH) dalam darah dapat membantu dokter menentukan apakah kelenjar tiroid hiperaktif atau kurang aktif. Perempuan idealnya melakukan tes ini setiap 5 tahun sekali setelah usia 35 tahun.

9. Pemeriksaan Kesuburan


Banyak perempuan menikah di tahap akhir kehidupan dan menunggu sampai usia 30-an atau bahkan 40-an untuk memiliki anak. Bahkan, bertambahnya usia adalah penyebab utama infertilitas pada perempuan. Banyak perempuan usia muda yang mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS) karena masalah hormonal juga mengalami penurunan kesuburan.

Infertilitas terkait dengan beberapa kondisi lain pada perempuan dan karenanya harus menyadari tentang tes hormon, tes fungsi ovarium dan tes ovulasi untuk memahami status kesuburan mereka.

10. Tes Darah untuk Anemia


Anemia adalah masalah kesehatan di seluruh dunia, tetapi lebih banyak di antara perempuan di usia reproduksi. Tes darah sederhana untuk dapat menentukan apakah kadar hemoglobin rendah atau kekurangan zat besi adalah alasan di balik Anda lemah.

Baca Juga: 5 Teh Penurun Tekanan Darah Tinggi, Alami dan Ampuh
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Rekomendasi
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berita Terkini
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved