Pemanfaatan Tembakau Alternatif Dinilai Bisa Kurangi Prevalensi Perokok
Senin, 22 Mei 2023 - 15:58 WIB
loading...
Ketersediaan akses dan pemanfaatan produk tembakau alternatif dinilai memiliki peranan penting dalam menurunkan prevalensi perokok. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Ketersediaan akses dan pemanfaatan produk tembakau alternatif dinilai memiliki peranan penting dalam menurunkan prevalensi perokok ketimbang melalui pelarangan secara total. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan diseminasi informasi yang akurat dan berbasis ilmu pengetahuan.
Hal tersebut sebagaimana dipaparkan beberapa pakar berdasarkan hasil kajian kebijakan dari sejumlah negara dalam Innovation Summit Southeast Asia 2023 di Asia School of Business, Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.
Menurut Presiden Advance Centre for Addiction Therapy Advocacy (ACATA) Malaysia, Arifin Fii, dampak positif atas tersedianya akses terhadap produk tembakau alternatif dapat dilihat di sejumlah negara, seperti Inggris dan Selandia Baru.
Baca juga: Viral! Pasangan Ini Menikah dengan Mahar Tiket Konser Coldplay
"Mereka menganut Consumer Product Model di mana konsumen memiliki akses terhadap produk tembakau alternatif. Hasilnya sangat menjanjikan karena prevalensi perokok turun secara signifikan," ungkapnya, dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Senin (22/5/2023).
Hal tersebut sebagaimana dipaparkan beberapa pakar berdasarkan hasil kajian kebijakan dari sejumlah negara dalam Innovation Summit Southeast Asia 2023 di Asia School of Business, Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.
Menurut Presiden Advance Centre for Addiction Therapy Advocacy (ACATA) Malaysia, Arifin Fii, dampak positif atas tersedianya akses terhadap produk tembakau alternatif dapat dilihat di sejumlah negara, seperti Inggris dan Selandia Baru.
Baca juga: Viral! Pasangan Ini Menikah dengan Mahar Tiket Konser Coldplay
"Mereka menganut Consumer Product Model di mana konsumen memiliki akses terhadap produk tembakau alternatif. Hasilnya sangat menjanjikan karena prevalensi perokok turun secara signifikan," ungkapnya, dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Senin (22/5/2023).
Lihat Juga :