Bekal Pengetahuan bagi Calon Chef dan Pengusaha Kuliner untuk Kreasikan Hidangan Sehat Rendah Garam
Jum'at, 02 Juni 2023 - 11:11 WIB
loading...
Demo memasak makanan rendah garam dalam seminar Modern Cooking belum lama ini. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Para calon chef dan pengusaha kuliner di Bandung mengikuti seminar bertema Modern Cooking belum lama ini. Seminar tersebut digagas oleh PT Ajinomoto Indonesia untuk mendukung pelaku industri makanan dalam menciptakan aneka kreasi menu yang lezat dan sehat, sekaligus memberikan fakta informatif tentang bumbu umami.
Katarina Larasati, Product and Nutrition Manager PR Department PT Ajinomoto Indonesia yang hadir sebagai pembicara seminar mengatakan, penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, dan hipertensi penting untuk dicegah dengan memperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan tentang pembatasan asupan gula, garam, serta lemak (GGL).
"Sebagai penentu tren kuliner di masa depan, teman-teman calon chef sebaiknya sudah mulai mempertimbangkan penerapan pembatasan gula, garam, dan lemak untuk tren kuliner yang lebih aman bagi kesehatan dengan tetap mempertahankan unsur kelezatan dalam kreasi menu makanan," papar Katarina.
Katarina menambahkan, saat ini pihaknya sedang menggiatkan beberapa inisiatif kesehatan dan pelestarian lingkungan yang dimotori oleh health provider. Salah satunya kampanye Bijak Garam yang sejalan dengan anjuran Kemenkes terkait pengurangan asupan GGL dalam konsumsi sehari-hari.
“Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang digiatkan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi," ujar Katarina.
Katarina Larasati, Product and Nutrition Manager PR Department PT Ajinomoto Indonesia yang hadir sebagai pembicara seminar mengatakan, penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, dan hipertensi penting untuk dicegah dengan memperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan tentang pembatasan asupan gula, garam, serta lemak (GGL).
"Sebagai penentu tren kuliner di masa depan, teman-teman calon chef sebaiknya sudah mulai mempertimbangkan penerapan pembatasan gula, garam, dan lemak untuk tren kuliner yang lebih aman bagi kesehatan dengan tetap mempertahankan unsur kelezatan dalam kreasi menu makanan," papar Katarina.
Katarina menambahkan, saat ini pihaknya sedang menggiatkan beberapa inisiatif kesehatan dan pelestarian lingkungan yang dimotori oleh health provider. Salah satunya kampanye Bijak Garam yang sejalan dengan anjuran Kemenkes terkait pengurangan asupan GGL dalam konsumsi sehari-hari.
“Melalui kampanye Bijak Garam yang sedang digiatkan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi," ujar Katarina.
Lihat Juga :