Arzeti Bilbina Prihatin dengan Isu Kesehatan di Indonesia
Kamis, 08 Juni 2023 - 17:36 WIB
loading...
Artis yang juga politisi Arzeti Bilbina cukup prihatin dan khawatir dengan isu kesehatan yang ada di Indonesia. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Artis yang juga politisi Arzeti Bilbina cukup prihatin dan khawatir dengan isu kesehatan yang ada di Indonesia. Menurutnya, indeks kesehatan Indonesia saat ini sangat rendah.
Bahkan, kata dia, indeks kesehatan Indonesia kalah dari negara Asia Tenggara lainnya. Peringkat Indonesia di dunia sangat rendah di angka 101 dari 149 negara.
"Ini kondisi yang sangat buruk. Bukan hanya itu, peringkat kualitas dokter di Indonesia juga sudah darurat," ujar wanita yang juga seorang model itu dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Baca juga: Terpukau dengan Suara Putri Ariani, Heidi Klum: Saya Melihat Grammy di Masa Depan
"Kualitas dokter dan perlindungan terhadap tenaga medis kita di dunia pada angka 139 dari 194 negara. Ini kondisi yang mengkhawatirkan," lanjutnya.
Arzeti sangat mendukung perlindungan terhadap tenaga medis di Tanah Air. Pasalnya, sebagai garda terdepan, jangan sampai para tenaga medis tidak mendapatkan perlindungan dalam Undang-Undang.
Apabila angka anggaran kesehatan tidak disebutkan dalam batang tubuh RUU Omnibus Kesehatan, Arzeti khawatir kualitas dan pelayanan kesehatan di Indonesia semakin buruk. "Akibatnya peringkat kesehatan Indonesia di dunia pun anjlok," imbuhnya.
Bahkan, kata dia, indeks kesehatan Indonesia kalah dari negara Asia Tenggara lainnya. Peringkat Indonesia di dunia sangat rendah di angka 101 dari 149 negara.
"Ini kondisi yang sangat buruk. Bukan hanya itu, peringkat kualitas dokter di Indonesia juga sudah darurat," ujar wanita yang juga seorang model itu dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.
Baca juga: Terpukau dengan Suara Putri Ariani, Heidi Klum: Saya Melihat Grammy di Masa Depan
"Kualitas dokter dan perlindungan terhadap tenaga medis kita di dunia pada angka 139 dari 194 negara. Ini kondisi yang mengkhawatirkan," lanjutnya.
Arzeti sangat mendukung perlindungan terhadap tenaga medis di Tanah Air. Pasalnya, sebagai garda terdepan, jangan sampai para tenaga medis tidak mendapatkan perlindungan dalam Undang-Undang.
Apabila angka anggaran kesehatan tidak disebutkan dalam batang tubuh RUU Omnibus Kesehatan, Arzeti khawatir kualitas dan pelayanan kesehatan di Indonesia semakin buruk. "Akibatnya peringkat kesehatan Indonesia di dunia pun anjlok," imbuhnya.
Lihat Juga :