Perjalanan Budaya Warisan Budaya Indonesia Foundation
Selasa, 13 Juni 2023 - 15:13 WIB
loading...
Warisan Budaya Indonesia Foundation (WBIF) mengadakan perjalanan budaya ke kota Solo dari tanggal 8 Juni hingga 10 Juni 2023. Foto/Warisan Budaya Indonesia Foundation
A
A
A
JAKARTA - Warisan Budaya Indonesia Foundation (WBIF) mengadakan perjalanan budaya ke kota Solo dari tanggal 8 Juni hingga 10 Juni 2023. Kota Solo dipilih sebagai tujuan karena memiliki kekayaan budaya yang melimpah dan menjadi pusat industri batik nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Divisi Pelestarian WBI, bekerja sama dengan Divisi Kuliner, Divisi Anak Muda, dan Divisi Humas. Dalam perjalanan budaya ini, WBIF mengunjungi beberapa rumah batik legendaris di Solo, seperti Rumah Batik Go Tik Swan, Rumah Batik Ny Hartini, dan Rumah Batik Danar Hadi.
Go Tik Swan, juga dikenal sebagai KRT Hardjonagoro, merupakan seorang budayawan dan sastrawan Indonesia yang tumbuh dalam keluarga pengrajin batik di Solo. Go Tik Swan terkenal karena hubungannya yang dekat dengan Presiden Pertama RI, Sukarno, yang menginspirasinya untuk menciptakan Batik Indonesia.
Motif-motif batik Go Tik Swan seperti Sawung Galing, Pisan Rama, dan Parang Megakusumo masih populer hingga saat ini. Rumah batik lainnya adalah Rumah Batik Ny Hartini yang terkenal dengan kehalusan pembuatannya. WBIF juga mengunjungi Museum Batik Danar Hadi dan Pabrik Danar Hadi untuk melihat dan mencoba langsung proses pembuatan batik.
Baca Juga: Melestarikan Budaya Indonesia di Era Modern Lewat Jagantara 2.0
![Perjalanan Budaya Warisan Budaya Indonesia Foundation]()
Foto/Warisan Budaya Indonesia Foundation
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Divisi Pelestarian WBI, bekerja sama dengan Divisi Kuliner, Divisi Anak Muda, dan Divisi Humas. Dalam perjalanan budaya ini, WBIF mengunjungi beberapa rumah batik legendaris di Solo, seperti Rumah Batik Go Tik Swan, Rumah Batik Ny Hartini, dan Rumah Batik Danar Hadi.
Go Tik Swan, juga dikenal sebagai KRT Hardjonagoro, merupakan seorang budayawan dan sastrawan Indonesia yang tumbuh dalam keluarga pengrajin batik di Solo. Go Tik Swan terkenal karena hubungannya yang dekat dengan Presiden Pertama RI, Sukarno, yang menginspirasinya untuk menciptakan Batik Indonesia.
Motif-motif batik Go Tik Swan seperti Sawung Galing, Pisan Rama, dan Parang Megakusumo masih populer hingga saat ini. Rumah batik lainnya adalah Rumah Batik Ny Hartini yang terkenal dengan kehalusan pembuatannya. WBIF juga mengunjungi Museum Batik Danar Hadi dan Pabrik Danar Hadi untuk melihat dan mencoba langsung proses pembuatan batik.
Baca Juga: Melestarikan Budaya Indonesia di Era Modern Lewat Jagantara 2.0

Foto/Warisan Budaya Indonesia Foundation
Lihat Juga :