BPOM Rilis 8 Obat Tradisional Mengandung Bahan Berbahaya, Ini Daftarnya!
Selasa, 04 Juli 2023 - 11:45 WIB
loading...
Badan Pengawas Obat dan Makanan merilis delapan obat tradisional ilegal. Obat ini mengandung bahan berbahaya yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. Foto/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis delapan obat tradisional ilegal. Obat ini mengandung bahan berbahaya yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.
Obat tradisional ini ditemukan BPOM sepanjang 2022. Di mana ada sebanyak 777 obat ilegal tanpa izin dijual bebas di seluruh Indonesia.
"Sepanjang tahun 2022, BPOM menemukan 777 kasus obat tradisional ilegal di seluruh Indonesia. Yaitu obat tradisional tanpa izin edar dan mengandung bahan kimia obat," kata Kepala BPOM RI Penny K Lukito melalui keterangan resminya, Selasa (4/7/2023).
Obat tradisional yang tidak memiliki izin edar, dijelaskan Penny tidak dapat dipastikan keamanannya. Begitu juga dengan khasiat dan mutunya. Sehingga dia meminta masyarakat lebih waspada dalam mengonsumsi obat.
Baca Juga: BPOM Temukan Kosmetik Mengandung Merkuri, Ini Efek Sampingnya
"Obat tradisional yang tidak memiliki izin edar tidak dapat dipastikan keamanan, khasiat, dan mutunya," jelas Penny.
Obat tradisional ini ditemukan BPOM sepanjang 2022. Di mana ada sebanyak 777 obat ilegal tanpa izin dijual bebas di seluruh Indonesia.
"Sepanjang tahun 2022, BPOM menemukan 777 kasus obat tradisional ilegal di seluruh Indonesia. Yaitu obat tradisional tanpa izin edar dan mengandung bahan kimia obat," kata Kepala BPOM RI Penny K Lukito melalui keterangan resminya, Selasa (4/7/2023).
Obat tradisional yang tidak memiliki izin edar, dijelaskan Penny tidak dapat dipastikan keamanannya. Begitu juga dengan khasiat dan mutunya. Sehingga dia meminta masyarakat lebih waspada dalam mengonsumsi obat.
Baca Juga: BPOM Temukan Kosmetik Mengandung Merkuri, Ini Efek Sampingnya
"Obat tradisional yang tidak memiliki izin edar tidak dapat dipastikan keamanan, khasiat, dan mutunya," jelas Penny.
Lihat Juga :