Hari Hepatitis Sedunia, Cegah Dampak Buruknya dengan Lakukan Tes dan Pengobatan Segera

Jum'at, 28 Juli 2023 - 08:58 WIB
loading...
Hari Hepatitis Sedunia,...
Hari Hepatitis Sedunia diperingati pada 28 Juli setiap tahun. Foto/iStock
A A A
JAKARTA - Hari Hepatitis Sedunia diperingati pada 28 Juli setiap tahun. Untuk tahun ini, tema yang diangkat oleh Indonesia adalah Segerakan Tes dan Obati, Hepatitis Tidak Menunggu.

Ya, tes dan pengobatan hepatitis sangatlah penting. Terlambat dalam dua hal itu dapat berdampak buruk bagi pasien.

Beban Indonesia pada kasus hepatitis lumayan berat. Menurut data yang disajikan Mantan Direktur Penyakit Menular Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Aditama, kasus hepatitis B di RI sebanyak 7,1 persen atau setara dengan 18 juta orang (2013).

Baca Juga: Mampukah Vaksin Hepatitis yang Ada saat Ini Lawan Hepatitis Misterius pada Anak? Ini Penjelasan Dokter

Kemudian, pada kasus hepatitis C, kasusnya sebanyak 1 persen atau setara dengan 2,5 juta orang. Lalu, sirosis hepatitis setidaknya sebesar 175.211 kasus.

Menjadi catatan penting adalah data terkait kasus hepatitis B pada ibu hamil. Prof Tjandra mengungkapkan bahwa ada 3.254.139 ibu hamil positif hepatitis B di tahun 2022.

"(Namun), pasien hepatitis B yang sudah diobati baru 81.299 (mengacu data SIRS 2019-2021)," terang Prof Tjandra pada MNC Portal, Jumat (28/7/2023).

Upaya pengobatan dan pencegahan sejatinya sudah diberikan pemerintah. Misalnya pencegahan dari ibu ke anak, pemerintah sudah menyiapkan HBIg (hepatitis B immune globulin) dan vaksinasi Hepatitis B 1-3. Pada aspek pengobatan, mulai 2023 ini sudah tersedia Tenofovir.

Meski begitu, Prof Tjandra menilai, pemerintah perlu ekspansi lebih luas dalam penanganan hepatitis ini. Beberapa hal bisa ditambahkan agar penanganan dan pencegahan hepatitis lebih maksimal.

Baca Juga: Cegah Hepatitis Akut Misterius dengan Menjaga Kebersihan Diri

Apa saja saran Prof Tjandra agar penanganan hepatitis di RI semakin baik?

1. Perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hepatitis.

2. Perlunya peningkatan akses terhadap layanan kesehatan komprehensif mulai dari pencegahan, skrining, testing, pengobatan, dan pemantauan pengobatan.

3. Perlu disediakan porsi yang cukup dalam transformasi kesehatan untuk pengendalian hepatitis.

4. Langkah nyata pengendalian hepatitis sebagai implementasi UU Kesehatan yang baru disahkan, serta segera menyediakan aturan lebih rinci dalam peraturan pemerintah yang akan disusun untuk mengimplementasikan UU Kesehatan di lapangan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hepatitis B Kronis Tak...
Hepatitis B Kronis Tak Bisa Sembuh Total, Penderita Harus Minum Obat Seumur Hidup
Bukan Sekadar Penyakit...
Bukan Sekadar Penyakit Kuning, Cegah Hepatitis
Pola Hidup Sehat Dapat...
Pola Hidup Sehat Dapat Cegah Gejala Hepatitis pada anak
Jadi Penyakit Silent...
Jadi Penyakit Silent Killer, Kasus Hepatitis di Indonesia Urutan ke-4 Dunia
Bukan Hanya Penyakit...
Bukan Hanya Penyakit Kuning, Hepatitis Punya Risiko Komplikasi Bila Dibiarkan
Cara Tangani Penyakit...
Cara Tangani Penyakit Hepatitis pada Anak, Orang Tua Harus Tahu
Hepatitis Akut Misterius...
Hepatitis Akut Misterius Masih Terkendali, Dinkes DKI: Belum Dibutuhkan PJJ
Banyak Kasus Diduga...
Banyak Kasus Diduga Hepatitis Akut di Jakarta, Wagub Ariza Sebut Penduduknya Padat
Disdik DKI Jakarta Edukasi...
Disdik DKI Jakarta Edukasi Siswa Soal PHBS di Sekolah
Rekomendasi
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Berita Terkini
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
Arbani Yasiz Ungkap...
Arbani Yasiz Ungkap Riset Bareng Content Creator untuk Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved