Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung
Sabtu, 29 Juli 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan serangan jantung (heart attack) adalah masalah sirkulasi pada jantung yang terjadi karena arteri tersumbat sehingga aliran darah ke bagian otot jantung menjadi terganggu. Apabila arteri yang tersumbat ini tidak segera dibuka kembali, maka sel-sel serta otot jantung yang seharusnya mendapatkan suplai oksigen dan darah oleh arteri itu akan mulai mati.
Penderita serangan jantung mungkin akan mengalami gejala secara perlahan dan bertahan selama berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu sebelum serangan jantung terjadi. Meskipun terus berdetak, tetapi jantung tidak menerima semua darah dan oksigen yang dibutuhkan karena adanya sumbatan ini.
Baca Juga: Ini 6 Komplikasi Penyakit Jantung yang Patut Diwaspadai
Sedangkan gagal jantung merupakan kondisi saat jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu menghasilkan darah segar yang kaya oksigen untuk dialirkan ke seluruh tubuh.
Gagal jantung sering berkembang akibat kondisi lain yang merusak atau melemahkan jantung seseorang. Namun, Anda tidak perlu memiliki jantung yang lemah untuk mengalami gagal jantung. Sebab, gagal jantung juga bisa terjadi bila jantung menjadi terlalu kaku.
Pada gagal jantung, ruang pompa utama jantung mungkin menjadi kaku dan tidak terisi dengan baik di antara detak jantung. Pada beberapa kasus gagal jantung, otot jantung mungkin rusak dan melemah, serta ventrikel meregang atau melebar sampai ke titik di mana jantung tidak dapat memompa darah dengan efisien ke seluruh tubuh.
Penderita serangan jantung mungkin akan mengalami gejala secara perlahan dan bertahan selama berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu sebelum serangan jantung terjadi. Meskipun terus berdetak, tetapi jantung tidak menerima semua darah dan oksigen yang dibutuhkan karena adanya sumbatan ini.
Baca Juga: Ini 6 Komplikasi Penyakit Jantung yang Patut Diwaspadai
Sedangkan gagal jantung merupakan kondisi saat jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu menghasilkan darah segar yang kaya oksigen untuk dialirkan ke seluruh tubuh.
Gagal jantung sering berkembang akibat kondisi lain yang merusak atau melemahkan jantung seseorang. Namun, Anda tidak perlu memiliki jantung yang lemah untuk mengalami gagal jantung. Sebab, gagal jantung juga bisa terjadi bila jantung menjadi terlalu kaku.
Pada gagal jantung, ruang pompa utama jantung mungkin menjadi kaku dan tidak terisi dengan baik di antara detak jantung. Pada beberapa kasus gagal jantung, otot jantung mungkin rusak dan melemah, serta ventrikel meregang atau melebar sampai ke titik di mana jantung tidak dapat memompa darah dengan efisien ke seluruh tubuh.
Perbedaan Gejala Henti Jantung, Serangan Jantung, dan Gagal Jantung
Henti jantung adalah masalah listrik yang menyebabkan jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba dan tidak terduga. Maka penderitanya biasanya akan mengalami jatuh mendadak atau pingsan secara tiba-tiba, tidak ada napas, tidak ada nadi, hingga gejala lain seperti pernapasan agonal ketika jantung berhenti sampai 40 persen.Lihat Juga :