Selangkah, Ini Cara SILO Dukung Masyarakat Deteksi Kanker Payudara Sejak Dini
Kamis, 10 Agustus 2023 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Skrining kanker payudara ini menggunakanmesin mamografi yang tersedia di 14 RS Siloam di seluruh Indonesia untuk memeriksa 25.000wanita. Hal ini bertujuan untuk membantu wanita di seluruh nusantara, terutama wilayah yangsulit akses layanan kesehatan. Harapannya, peningkatan kesadaran yang sudah dibangun dapatdiikuti dengan langkah skrining, sehingga pengobatan terhadap kanker dapat dilakukan sesegeramungkin.
Sejak 2022,World Health Organizationmenginisiasi tema Hari Kanker Sedunia dengantema “Close the Care Gap” untuk mengurangi kesenjangan dalam pengetahuan dan perawatankanker. Kanker merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan hampir 10 jutakematian terjadi pada tahun 2020. Menurut data Kemenkes RI tahun 2022, angka kejadianpenyakit kanker di Indonesia adalah sebesar 136 orang per 100.000 penduduk atau berada padaurutan ke-8 di Asia Tenggara.
Baca Juga : 6 Cara Memperpanjang Umur dalam 10 Menit, Wajib Dilakukan Tiap Hari
Dikutip dari Kemkes.go.id, sebesar 70% pasien kanker payudaratelah memasuki Stadium 3 saat terdeteksi. Namun, prognosis kemungkinan hidup pasien diStadium 3 tersebut hanya 10-25%. Padahal, bila dideteksi lebih awal, prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara rata-ratadalam 5 tahun bisa mencapai 90-95% pada Stadium 1 dan 70-75% pada Stadium 2.
Tingginyaprognosis hidup bila kanker terdeteksi di Stadium 1 dan 2 ini menunjukkan pentingnya deteksidini untuk dilakukan oleh setiap individu, baik secara mandiri dan yang terutama pemeriksaansecara medis. Meskipun terdapat kemajuan dalam penanganan kanker, di Indonesia ternyata masihbanyak masyarakat yang belum dapat mengakses atau mendapatkan layanan kanker yang layaksehingga menyebabkan banyaknya kematian karena kanker.
Sejak 2022,World Health Organizationmenginisiasi tema Hari Kanker Sedunia dengantema “Close the Care Gap” untuk mengurangi kesenjangan dalam pengetahuan dan perawatankanker. Kanker merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan hampir 10 jutakematian terjadi pada tahun 2020. Menurut data Kemenkes RI tahun 2022, angka kejadianpenyakit kanker di Indonesia adalah sebesar 136 orang per 100.000 penduduk atau berada padaurutan ke-8 di Asia Tenggara.
Baca Juga : 6 Cara Memperpanjang Umur dalam 10 Menit, Wajib Dilakukan Tiap Hari
Dikutip dari Kemkes.go.id, sebesar 70% pasien kanker payudaratelah memasuki Stadium 3 saat terdeteksi. Namun, prognosis kemungkinan hidup pasien diStadium 3 tersebut hanya 10-25%. Padahal, bila dideteksi lebih awal, prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara rata-ratadalam 5 tahun bisa mencapai 90-95% pada Stadium 1 dan 70-75% pada Stadium 2.
Tingginyaprognosis hidup bila kanker terdeteksi di Stadium 1 dan 2 ini menunjukkan pentingnya deteksidini untuk dilakukan oleh setiap individu, baik secara mandiri dan yang terutama pemeriksaansecara medis. Meskipun terdapat kemajuan dalam penanganan kanker, di Indonesia ternyata masihbanyak masyarakat yang belum dapat mengakses atau mendapatkan layanan kanker yang layaksehingga menyebabkan banyaknya kematian karena kanker.
(wur)
Lihat Juga :