Pakar Tegaskan Air Minum Galon Tidak Sebabkan Kemandulan
Minggu, 24 September 2023 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan itu juga belum pernah mendapatkan keluhan satu pun dari pasien yang mengaku mandul akibat meminum AMDK galon guna ulang. Artinya, sambung dia, tidak ada korelasi antara meminum air galon guna ulang dengan kemandulan.
"Sampai sejauh ini yang dibilang kasus mandul karena kemasan galon, selama saya praktik selama 15 tahun ini sih nggak ada," katanya.
Dia mengungkapkan, kalaupun mengonsumsi AMDK dengan kualitas yang kurang baik, itu tidak akan menyebabkan kemandulan namun menimbulkan gangguan lain. Seperti gastritis, gastroenteritis ataupun diare, tergantung daripada mikroorganisme yang mencemari air tersebut.
"Misalkan mikroorganisme yang ada di air minum itu tercemar oleh ecoli atau kotoran manusia, kalau masuk ke lambung dia bisa menyebabkan radang usus, tentu larinya kepada diare, bukan mandul," kata dia.
Sebelumnya, Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin memastikan AMDK galon guna ulang berbahan polycarbonate (PC) yang mengandung unsur BPA aman dikonsumsi.
"Itu sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan Sentra Teknologi Polimer (STP)–BPPT Serpong," kata Ahmad Zainal Abidin.
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB itu menjelaskan, hasil penelitian menunjukkan, tidak ada satu sampel pun dari galon guna ulang yang diteliti itu mengandung BPA di atas ketentuan maksimum sehingga bisa membahayakan kesehatan manusia.
Dia menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari galon isi ulang. Hal ini berkaitan dengan munculnya kampanye negatif yang disebarkan ke masyarakat oleh pihak tertentu guna menebarkan ketakutan di tengah publik.
"Sampai sejauh ini yang dibilang kasus mandul karena kemasan galon, selama saya praktik selama 15 tahun ini sih nggak ada," katanya.
Dia mengungkapkan, kalaupun mengonsumsi AMDK dengan kualitas yang kurang baik, itu tidak akan menyebabkan kemandulan namun menimbulkan gangguan lain. Seperti gastritis, gastroenteritis ataupun diare, tergantung daripada mikroorganisme yang mencemari air tersebut.
"Misalkan mikroorganisme yang ada di air minum itu tercemar oleh ecoli atau kotoran manusia, kalau masuk ke lambung dia bisa menyebabkan radang usus, tentu larinya kepada diare, bukan mandul," kata dia.
Sebelumnya, Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin memastikan AMDK galon guna ulang berbahan polycarbonate (PC) yang mengandung unsur BPA aman dikonsumsi.
"Itu sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan Sentra Teknologi Polimer (STP)–BPPT Serpong," kata Ahmad Zainal Abidin.
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB itu menjelaskan, hasil penelitian menunjukkan, tidak ada satu sampel pun dari galon guna ulang yang diteliti itu mengandung BPA di atas ketentuan maksimum sehingga bisa membahayakan kesehatan manusia.
Dia menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari galon isi ulang. Hal ini berkaitan dengan munculnya kampanye negatif yang disebarkan ke masyarakat oleh pihak tertentu guna menebarkan ketakutan di tengah publik.
Lihat Juga :