Bahan Kimia Ini Diklaim Mampu Bunuh Virus di Benda Mati

loading...
Bahan Kimia Ini Diklaim Mampu Bunuh Virus di Benda Mati
Alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride termasuk quaternary ammonium yang bisa membunuh coronavirus pada konsentrasi minimal 0,05 persen. / Foto: ilustrasi/ist
A+ A-
JAKARTA - Coronavirus (Covid-19) sampai saat ini masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat dunia. Meningkatkan kewaspadaan perlu dilakukan karena sebagian besar masyarakat sudah mulai beraktivitas di masa new normal. Sementara, banyak orang tanpa gejala (OTG) yang tidak menyadari bahwa dirinya positif Covid-19, dan ini berpotensi menulari orang lain.

(Baca juga: Anji Bakal Buka Sosok Hadi Pranoto)

Perlu diketahui, satu tetesan (droplet) cairan sudah dapat menyebabkan orang terkena Covid-19. Oleh sebab itu, saat berada di ruang publik, kita wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter dan menggunakan masker serta rajin mencuci tangan.

Di masa pandemi, Covid-19 juga dikabarkan dapat menular dari benda mati, seperti pakaian. Sebagaimana kasus ibu dan dua anak di Cileungsi, Kabupaten Bogor yang dinyatakan positif Covid-19 lantaran terpapar virus dari pakaian sang ayah.

Sementara itu, sebuah video iklan dari salah satu brand pelicin pakaian lokal di Indonesia menjadi perbincangan di media sosial. Iklan tersebut merupakan iklan lama yang sering ditayangkan pada 2008, namun cuplikan iklan ini menggambarkan kondisi saat ini, yaitu timbulnya penyakit dikarenakan virus menempel di baju.



(Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Aktor Amitabh Bachchan Tinggalkan Rumah Sakit)

Dalam iklan itu, pelicin pakaian yang biasa digunakan melicinkan pakaian saat menyetrika mengklaim bahwa bisa membunuh kuman. Pasalnya alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride yang terkandung di dalamnya merupakan bahan aktif untuk disinfektan yang dapat membunuh kuman, bakteri dan virus.

Menanggapi momen tersebut, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Chandra Risdian mengatakan bahwa alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride termasuk quaternary ammonium yang bisa membunuh coronavirus pada konsentrasi minimal 0,05 persen. "Kandungan kimia itu bisa membunuh virus corona melalui disinfeksi benda mati," tegas Chandra.

Apabila dilihat, belakang kemasan belakang pelicin pakaian bermerek Kispray itu dicantumkan bahwa kandungan bahan aktif alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride sebesar 0,1%. Konsentrasi tersebut dinilai cukup untuk membunuh coronavirus. Dengan kata lain, Kispray dapat juga digunakan untuk pencegahan terhadap tertularnya Covid-19.

(Baca juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tanah Air Tembus 61,79%)



Bukan hanya dapat digunakan untuk pakaian, Kispray juga bisa disemprotkan di permukaan benda mati lainnya seperti sofa, sepatu, helm hingga jok kendaraan.
(nug)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top