Apakah Makanan Tinggi Kolesterol Penyebab Utama Penyakit Kardiovaskular? Ini Faktanya
Rabu, 04 Oktober 2023 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Karena seperti yang disampaikan dr. Hans, kolesterol makanan itu berbeda dengan kolesterol dalam darah. Salah satu faktor terbesar yang menyebabkan peningkatan LDL adalah peradangan, dan ini kontribusinya sangat besar dari makanan yang digoreng.
Gorengan yang dimaksud di sini adalah deep frying, berbeda dengan metode menumis atau mengoseng (saute/ stir fry) dan sebaiknya hindari minyak yang tinggi omega 6 misalnya minyak jagung, minyak kanola, dan minyak kedelai.
5. Jangan mager.
Tidak harus melakukan olahraga yang berlebihan meskipun olahraga itu sangat penting. Aktivitas fisik non olahraga juga penting untuk diperhatikan terutama bagi orang yang belum mampu atau mau berolahraga.
Mager adalah salah satu penyebab gangguan metabolisme tubuh karena ini juga berdampak pada keseimbangan hormonal. Apalagi dengan pola hidup yang serbainstan, aktivitas fisik juga memegang peranan yang penting dalam menjaga kadar LDL.
Perbanyak langkah kaki atau pilih tangga untuk naik turun adalah beberapa cara mudah yang bisa kita pilih untuk tetap aktif bergerak.
Jadi kalau sudah melakukan semua itu, apa pasti terbebas dari penyakit kardiovaskular?
"Tentu saja ini semua sangat membantu, tapi bukan berarti tidak ada risiko," kata dokter kelahiran Surabaya pada 22 Mei 1990 itu.
Penyakit kardiovaskular juga bisa disebabkan karena faktor lain seperti merokok, konsumsi alkohol, dan genetik (kelainan bawaan), meskipun faktor yang terbesar tetap pola hidup.
Karena itu, saran dr. Hans, sebaiknya masyarakat tetap melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama cek darah setiap tahun sekali atau tiap 6 bulan sekali untuk yang lebih berisiko.
Gorengan yang dimaksud di sini adalah deep frying, berbeda dengan metode menumis atau mengoseng (saute/ stir fry) dan sebaiknya hindari minyak yang tinggi omega 6 misalnya minyak jagung, minyak kanola, dan minyak kedelai.
5. Jangan mager.
Tidak harus melakukan olahraga yang berlebihan meskipun olahraga itu sangat penting. Aktivitas fisik non olahraga juga penting untuk diperhatikan terutama bagi orang yang belum mampu atau mau berolahraga.
Mager adalah salah satu penyebab gangguan metabolisme tubuh karena ini juga berdampak pada keseimbangan hormonal. Apalagi dengan pola hidup yang serbainstan, aktivitas fisik juga memegang peranan yang penting dalam menjaga kadar LDL.
Perbanyak langkah kaki atau pilih tangga untuk naik turun adalah beberapa cara mudah yang bisa kita pilih untuk tetap aktif bergerak.
Jadi kalau sudah melakukan semua itu, apa pasti terbebas dari penyakit kardiovaskular?
"Tentu saja ini semua sangat membantu, tapi bukan berarti tidak ada risiko," kata dokter kelahiran Surabaya pada 22 Mei 1990 itu.
Penyakit kardiovaskular juga bisa disebabkan karena faktor lain seperti merokok, konsumsi alkohol, dan genetik (kelainan bawaan), meskipun faktor yang terbesar tetap pola hidup.
Karena itu, saran dr. Hans, sebaiknya masyarakat tetap melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama cek darah setiap tahun sekali atau tiap 6 bulan sekali untuk yang lebih berisiko.
(tsa)
Lihat Juga :