alexa snippet

5 Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Sushi secara Berlebihan

5 Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Sushi secara Berlebihan
Ada beberapa risiko kesehatan yang bisa Anda hadapi jika Anda kebanyakan makan sushi. Salah satunya adalah meningkatnya kadar kolesterol dalam darah Anda. (Independent)
A+ A-
JAKARTA - Waspadalah jika Anda mengonsumsi sushi! Pasalnya, meski terasa lezat namun makanan khas Jepang ini belum tentu menyehatkan. Bahkan, ahli gizi dari Leeds Metropolitan University, Louise Sutton mengungkapkan bahaya mengonsumsi sushi.

Apa saja bahayanya? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Daily Mail.

1. Cacing pita
Sushi
Penelitian yang diadakan oleh the American College of Gastroentsrology menemukan jumlah kasus yang meningkat saat mengonsumsi makanan laut mentah pada sushi. Saat tertelan, larva cacing pita akan masuk ke dalam jalur jaringan perut dan usus sehingga memicu sakit perut secara tiba-tiba, kembung dan diare.

National Health Service mengatakan, ikan mentah Inggris harus dibekukan dalam suhu minus 20 derajat celcius selama 24 jam. Cara ini dipercaya bisa membunuh larva cacing pita. Namun tak hanya pada ikan, cacing pita juga bisa menular melalui kucing dan anjing.

2. Merkuri
Sushi
Ikan tuna pada hidangan susi di berbagai restoran dan supermarket di Amerika Serikat diketahui mengandung kadar merkuri yang lebih tinggi dari yang ditetapkan oleh lembaga pemantau kesehatan pangan. Hal ini diungkapkan melalui penelitian dari British Journal Biology Letters.

Zat berbahaya tersebut bisa menyebabkan gangguan syaraf, termasuk kerusakan otak, tuli hingga kebutaan. Karena itu, beberapa jenis ikan mentah, khususnya ikan tuna tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil selama masa kehamilan.

3. Bakteri

Sushi
Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang paling sering ditemukan dalam sushi. Hal ini disebabkan bakteri tersebut juga ditemukan dalam nasi lengket yang biasa digunakan sebagai komposisi utama dari sushi dibandingkan ikan mentah.

Di mana jika nasi tidak didinginkan setelah dimasak. bakteri pun akan muncul di permukaan. Selain itu, nasi lengket yang ditinggalkan dalam suhu ruangan juga akan memicu risiko racun lebih banyak. Sebaiknya sushi dikonsumsi langsung setelah dibuat.

4. Garam

Sushi
Kecap asin yang digunakan sebagai pelengkap saat mengonsumsi sushi mengandung garam dalam jumlah tinggi. Satu sachet kecap mengandung satu gram garam sedangkan jumlah maksimum asupan garam per hari adalah enam gram. Agar tetap sehat dan terhindar dari darah tinggi atau hipertensi sebaiknya hindari konsumsi kecap asin.

5. Kolesterol

Sushi
Telur ikan yang digunakan sebagai pelengkap saat mengonsumsi sushi memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Agar terhindar dari penyakit degeneratif, sebaiknya telur ikan berwarna orange ini tidak dikonsumsi secara berlebihan.



(alv)
loading gif
Top