Geser Carolina Reaper, Pepper X Kini Jadi Cabai Terpedas di Dunia
Kamis, 19 Oktober 2023 - 03:26 WIB
loading...
Kedudukan Carolina Reaper sebagai cabai terpedas di dunia kini telah digeser oleh Pepper X. Foto/USA Today
A
A
A
JAKARTA - Kedudukan Carolina Reaper sebagai cabai terpedas di dunia kini telah digeser oleh Pepper X.
"Pendiri PuckerButt Pepper Co. dan pakar lada Ed Currie telah menghabiskan 10 tahun terakhir untuk membuat Pepper X, cabai yang mengeluarkan “panas langsung yang brutal,” demikian dikutip dari USA Today, Rabu (18/10/2023).
Waktu lima tahun dihabiskan untuk membuktikan bahwa Pepper X adalah tanaman yang berbeda dan buah yang berbeda, dengan tingkat kepedasan di atas rata-rata dibandingkan tanaman sejenisnya.
Baca Juga: Siapa Berani Makan Ghost Pepper? Cabai yang Katanya Terpedas di Dunia
“Kami membahas genetika, kami membahas kimia, kami membahas botani,” kata Currie.
Pepper X memiliki rating 2.693.000 Scoville Heat Unit (SHUs), dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia oleh Guinness World Records pada 9 Oktober 2023 dibandingkan Caroline Reapaer yang memiliki rating 2,200,000 SHUs. Pedasnya cabai ini masih melekat pada lidah sang pakar, beberapa jam setelah dia menyelesaikan tes rasa pertamanya.
"Pendiri PuckerButt Pepper Co. dan pakar lada Ed Currie telah menghabiskan 10 tahun terakhir untuk membuat Pepper X, cabai yang mengeluarkan “panas langsung yang brutal,” demikian dikutip dari USA Today, Rabu (18/10/2023).
Waktu lima tahun dihabiskan untuk membuktikan bahwa Pepper X adalah tanaman yang berbeda dan buah yang berbeda, dengan tingkat kepedasan di atas rata-rata dibandingkan tanaman sejenisnya.
Baca Juga: Siapa Berani Makan Ghost Pepper? Cabai yang Katanya Terpedas di Dunia
“Kami membahas genetika, kami membahas kimia, kami membahas botani,” kata Currie.
Pepper X memiliki rating 2.693.000 Scoville Heat Unit (SHUs), dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia oleh Guinness World Records pada 9 Oktober 2023 dibandingkan Caroline Reapaer yang memiliki rating 2,200,000 SHUs. Pedasnya cabai ini masih melekat pada lidah sang pakar, beberapa jam setelah dia menyelesaikan tes rasa pertamanya.
Lihat Juga :