Pemberian MPASI Fortifikasi Cegah Terjadinya Defiensi Zat Besi pada Bayi
Rabu, 13 Desember 2023 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dr. Lanny, ADB pada bayi tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan didahului oleh dua tahapan kondisi sebelumnya. Pertama adalah deplesi besi atau berkurangnya cadangan zat besi, namun kadar hemoglobin masih normal. Lalu yang kedua defisiensi besi, di mana kadar hemoglobin sudah menurun.
"Bayi yang mengalami deplesi besi dan tidak ditangani dengan baik bakal mengalami defisiensi besi. Jika kondisi defisiensi besi tidak juga ditangani segera, maka bayi akan mengalami ADB," terang Dr. Lanny.
Dr. Lanny menambahkan, kebutuhan zat besi pada bayi berusia 6-11 bulan adalah 11 mg/hari, di mana 97% dari kebutuhan ini harus dipenuhi dari MPASI.
MPASI untuk si kecil dapat dibuat sendiri oleh ibu di rumah, atau dengan mengonsumsi MPASI fortifikasi kemasan yang dijual di pasaran (komersial).
Di Indonesia, terang Dr. Lanny, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) selalu mengawasi dengan ketat produk MPASI komersial, termasuk MPASI fortifikasi. Kandungan nutrisi dalam MPASI fortifikasi tak cuma harus mengikuti peraturan BPOM, namun juga sesuai dengan Codex Alimentarius yang diinisiasi oleh FAO/WHO (Food and Agriculture Organization of the United
Nations/World Health Organization), serta diperkaya dengan zat gizi tertentu seperti besi, yodium, seng, dan vitamin D.
"Bayi yang mengalami deplesi besi dan tidak ditangani dengan baik bakal mengalami defisiensi besi. Jika kondisi defisiensi besi tidak juga ditangani segera, maka bayi akan mengalami ADB," terang Dr. Lanny.
Dr. Lanny menambahkan, kebutuhan zat besi pada bayi berusia 6-11 bulan adalah 11 mg/hari, di mana 97% dari kebutuhan ini harus dipenuhi dari MPASI.
MPASI untuk si kecil dapat dibuat sendiri oleh ibu di rumah, atau dengan mengonsumsi MPASI fortifikasi kemasan yang dijual di pasaran (komersial).
Di Indonesia, terang Dr. Lanny, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) selalu mengawasi dengan ketat produk MPASI komersial, termasuk MPASI fortifikasi. Kandungan nutrisi dalam MPASI fortifikasi tak cuma harus mengikuti peraturan BPOM, namun juga sesuai dengan Codex Alimentarius yang diinisiasi oleh FAO/WHO (Food and Agriculture Organization of the United
Nations/World Health Organization), serta diperkaya dengan zat gizi tertentu seperti besi, yodium, seng, dan vitamin D.
Lihat Juga :