Ahli Beberkan Bahaya Tren Challenge Minum Sirup 2 Botol yang Tengah Viral
Rabu, 27 Desember 2023 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Dicky menjelaskan bahwa minuman kaleng atau kemasan memang memiliki kadar gula yang tinggi. Ada juga minuman yang mengandung zat-zat yang beracun bagi ginjal. Mengonsumsi minuman yang memiliki zat toxic bagi tubuh secara berlebihan dapat menyebabkan kematian.
Konsumsi gula sebaiknya terus diperhatikan, terutama bagi mereka yang obesitas dan orang yang berusia 35 tahun ke atas. Sebenarnya tidak masalah mengonsumsi minuman seperti sirup, akan tetapi harus tetap pada batas yang wajar. Batas konsumsi gula harian normal yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan.
Baca Juga: Diare Mengintai Wisatawan selama Libur Nataru, Begini Cara Mencegahnya
“Tapi konsumsi berlebih dan rutin dari minuman terlalu manis berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Apalagi kalau punya obesitas dan usia sudah di atas 35-an, maka seharusnya dibatasi minuman manis seperti sirup ini,” jelasnya.
Oleh karena itu, baik para content creator maupun konsumen media, sebaiknya lebih kritis dalam memilih dan menciptakan tren-tren yang ada. Apalagi kalau sudah viral dan banyak dilihat oleh remaja ataupun anak-anak yang asal mengikuti tren.
“Biasakan untuk berpikir kritis dan berperilaku yang tidak membahayakan kesehatan tubuh. Ini bisa menjadi suatu tren yang membahayakan, apalagi nanti banyak diikuti oleh remaja atau anak-anak yang tidak paham dan berpikiran pendek saja,” tandas dr. Dicky.
Konsumsi gula sebaiknya terus diperhatikan, terutama bagi mereka yang obesitas dan orang yang berusia 35 tahun ke atas. Sebenarnya tidak masalah mengonsumsi minuman seperti sirup, akan tetapi harus tetap pada batas yang wajar. Batas konsumsi gula harian normal yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan.
Baca Juga: Diare Mengintai Wisatawan selama Libur Nataru, Begini Cara Mencegahnya
“Tapi konsumsi berlebih dan rutin dari minuman terlalu manis berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Apalagi kalau punya obesitas dan usia sudah di atas 35-an, maka seharusnya dibatasi minuman manis seperti sirup ini,” jelasnya.
Oleh karena itu, baik para content creator maupun konsumen media, sebaiknya lebih kritis dalam memilih dan menciptakan tren-tren yang ada. Apalagi kalau sudah viral dan banyak dilihat oleh remaja ataupun anak-anak yang asal mengikuti tren.
“Biasakan untuk berpikir kritis dan berperilaku yang tidak membahayakan kesehatan tubuh. Ini bisa menjadi suatu tren yang membahayakan, apalagi nanti banyak diikuti oleh remaja atau anak-anak yang tidak paham dan berpikiran pendek saja,” tandas dr. Dicky.
(tsa)
Lihat Juga :