Penyebab Hipersomnia, Kelebihan Tidur yang Dikaitkan dengan Diabetes
Kamis, 11 Januari 2024 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang tidur selama sembilan jam atau lebih, jauh berisiko mengalami tingkat kematian lebih tinggi daripada orang yang tidur tidak mencapai sembilan jam. Tidak ada alasan spesifik untuk korelasi ini ditentukan. Tetapi para peneliti menemukan bahwa depresi dan status sosial ekonomi yang rendah berpengaruh terhadpa kondisi tidur berlebihan.
Untuk itu, jika Anda memiliki permasalahan seperti ini ada baiknya agar dikonsultasikan kepada Ahlinya. Sehingga keluhan Anda dapat ditangani secara tepat, dan Anda bisa memiliki kualitas tidur normal kembali.
Baca Juga: 10 Penyakit yang Dapat Disembuhkan dengan Daun Sirih, dari Sembelit hingga Sakit Kepala
Lebih lanjut, terlepas dari penyebab tidur terlalu lama, faktor kebersihan tempat tidur juga dapat membantu Anda dalam menuai manfaat dari tujuh hingga delapan jam per hari. Sehingga para Ahli merekomendasikan untuk menghindari kafein dan alkohol menjelang waktu tidur.
Ditambah dengan berolahraga secara teratur dan membuat suasana kamar menjadi lebih kondusif, maka kondisi itu akan membantu Anda mendapatkan kualitas jam tidur lebih baik.
Untuk itu, jika Anda memiliki permasalahan seperti ini ada baiknya agar dikonsultasikan kepada Ahlinya. Sehingga keluhan Anda dapat ditangani secara tepat, dan Anda bisa memiliki kualitas tidur normal kembali.
Baca Juga: 10 Penyakit yang Dapat Disembuhkan dengan Daun Sirih, dari Sembelit hingga Sakit Kepala
Lebih lanjut, terlepas dari penyebab tidur terlalu lama, faktor kebersihan tempat tidur juga dapat membantu Anda dalam menuai manfaat dari tujuh hingga delapan jam per hari. Sehingga para Ahli merekomendasikan untuk menghindari kafein dan alkohol menjelang waktu tidur.
Ditambah dengan berolahraga secara teratur dan membuat suasana kamar menjadi lebih kondusif, maka kondisi itu akan membantu Anda mendapatkan kualitas jam tidur lebih baik.
(tdy)
Lihat Juga :