3 Perbedaan Posesif dan Protektif, Pahami Supaya Tidak Keliru
Sabtu, 13 Januari 2024 - 17:07 WIB
loading...
Posesif dan protektif merupakan dua sikap yang muncul dalam sebuah hubungan interpersonal atau dalam hubungan suatu pasangan. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - Posesif dan protektif merupakan dua sikap yang muncul dalam sebuah hubungan interpersonal atau dalam hubungan suatu pasangan. Namun, kebanyakan orang belum mengetahui tentang perbedaan dua istilah sikap tersebut.
Bahkan terkadang orang-orang menganggap protektif dan posesif itu sama. Pada dasarnya dua istilah tersebut memang saling terkait, namun bukan berarti memiliki definisi yang sama.
Perbedaan antara posesif dan protektif terletak pada definisi, penyebab, serta sifat dominan yang dimiliki.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Tulang Ikan yang Tersangkut di Tenggorokan, Jangan Panik!
Sedangkan protektif merupakan sikap atau perilaku yang menunjukkan keinginan untuk melindungi, menjaga, atau merawat seseorang atau sesuatu. Melindungi dari sikap protektif ini misalnya seseorang yang khawatir akan keselamatan orang yang disukainya.
Sementara sifat protektif disebabkan seseorang takut kehilangan orang yang disukainya. Sehingga orang tersebut akan berusaha untuk terus melindunginya.
Baca Juga: Studi: Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas
Bahkan terkadang orang-orang menganggap protektif dan posesif itu sama. Pada dasarnya dua istilah tersebut memang saling terkait, namun bukan berarti memiliki definisi yang sama.
Perbedaan antara posesif dan protektif terletak pada definisi, penyebab, serta sifat dominan yang dimiliki.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Tulang Ikan yang Tersangkut di Tenggorokan, Jangan Panik!
Perbedaan Posesif dan Protektif
1. Definisi
Secara definisi, posesif merupakan sifat atau perilaku yang cenderung menginginkan kepemilikan atau kendali atas orang atau objek tertentu. Sehingga seorang yang posesif sering kali merasa takut berlebih akan kehilangan. Contohnya rasa takut jika pasangan akan meninggalkannya.Sedangkan protektif merupakan sikap atau perilaku yang menunjukkan keinginan untuk melindungi, menjaga, atau merawat seseorang atau sesuatu. Melindungi dari sikap protektif ini misalnya seseorang yang khawatir akan keselamatan orang yang disukainya.
2. Penyebab
Seseorang akan memiliki sikap posesif kemungkinan besar disebabkan oleh trauma masa lalu atau rasa tidak aman di hubungan interpersonal sebelumnya. Hal inilah yang membuat seseorang sukar untuk percaya pada orang lain.Sementara sifat protektif disebabkan seseorang takut kehilangan orang yang disukainya. Sehingga orang tersebut akan berusaha untuk terus melindunginya.
Baca Juga: Studi: Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas
3. Sifat yang Dominan
Biasanya orang yang memiliki sifat posesif cenderung lebih emosional, sehingga mudah marah atau sedih. Selain itu, mereka juga lebih sering bersifat mengatur karena ingin orang yang disukai berjalan sesuai kehendaknya.Lihat Juga :