Bahaya Terlalu Banyak Tidur saat Berpuasa, dari Diabetes hingga Masalah Jantung
Rabu, 13 Maret 2024 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
Risiko pertama dari tidur terlalu lama, yaitu meningkatkan sakit jantung. Karena meningkatnya inflamasi dan pembuluh darah membuat timbulnya aterosklerosis, sehingga resiko terkena sakit jantung menjadi lebih besar.
Selain itu, risiko diabetes ikut meningkat sebanyak 14 persen per satu jamnya, apabila seseorang melakukan tidur terlalu lama atau melebihi tujuh jam per hari. Hal ini bisa semakin diperburuk dengan fungsi kognitif yang menurun sehingga seseorang bisa lama untuk berpikir.
Baca Juga: 6 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan, Bisa Menguatkan Jantung
“Kemudian juga bisa meningkatkan risiko obesitas dan yang terakhir juga bisa menurunkan fungsi kognitif. Jadi ya kalau tidur itu lebih dari sembilan jam per hari bisa menurunkan fungsi kognitif alias kita jadi lebih lemot,” ucap dr Nadia.
Oleh karena itu, dr Nadia menyarankan kalau seseorang ingin tidur sebaiknya tidak dilakukan setelah sahur, tetapi saat siang hari dan cukup dengan menjalani 20-30 menit saja.
Selain itu, risiko diabetes ikut meningkat sebanyak 14 persen per satu jamnya, apabila seseorang melakukan tidur terlalu lama atau melebihi tujuh jam per hari. Hal ini bisa semakin diperburuk dengan fungsi kognitif yang menurun sehingga seseorang bisa lama untuk berpikir.
Baca Juga: 6 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan, Bisa Menguatkan Jantung
“Kemudian juga bisa meningkatkan risiko obesitas dan yang terakhir juga bisa menurunkan fungsi kognitif. Jadi ya kalau tidur itu lebih dari sembilan jam per hari bisa menurunkan fungsi kognitif alias kita jadi lebih lemot,” ucap dr Nadia.
Oleh karena itu, dr Nadia menyarankan kalau seseorang ingin tidur sebaiknya tidak dilakukan setelah sahur, tetapi saat siang hari dan cukup dengan menjalani 20-30 menit saja.
(tdy)
Lihat Juga :