Kenapa Wanita yang Sedang Hamil Tua Sering Alami Kram Perut? Ini Penjelasannya
Sabtu, 23 Maret 2024 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
“Makanya saat kehamilan masuk 9 bulan muncul kontraksi palsu. Semakin turun ke bawah, kontraksi akan semakin kencang,” jelasnya.
Menurut dr Dara kontraksi mendorong bayi ke bawah. Nanti akan semakin kencang kontraksinya, semakin tertekan ke bawah, makin kuat dan nyeri yang dirasakan sampai terjadilah persalinan.
Baca Juga: Kasus TBC Anak di Indonesia Meroket, Orang Tua Wajib Kenali Gejalanya
Untuk itu, dr Dara meminta kepada para bumil untuk tidak mager saat hamil. Terutama saat kehamilan yang sudah tua.
“Memang badan rasanya berat tetapi harus lebih aktif karena dengan gravitasi, kepala janin akan makin turun ke rongga panggul sehingga kontraksi alami mulai muncul dan persalinan normal pun di depan mata,” ungkapnya.
“Jadi buat bumil-bumil yang sudah trimester 3 yok yok banyak gerak!” saran dr Dara.
Menurut dr Dara kontraksi mendorong bayi ke bawah. Nanti akan semakin kencang kontraksinya, semakin tertekan ke bawah, makin kuat dan nyeri yang dirasakan sampai terjadilah persalinan.
Baca Juga: Kasus TBC Anak di Indonesia Meroket, Orang Tua Wajib Kenali Gejalanya
Untuk itu, dr Dara meminta kepada para bumil untuk tidak mager saat hamil. Terutama saat kehamilan yang sudah tua.
“Memang badan rasanya berat tetapi harus lebih aktif karena dengan gravitasi, kepala janin akan makin turun ke rongga panggul sehingga kontraksi alami mulai muncul dan persalinan normal pun di depan mata,” ungkapnya.
“Jadi buat bumil-bumil yang sudah trimester 3 yok yok banyak gerak!” saran dr Dara.
(tsa)
Lihat Juga :