Dukung Kebangkitan UMKM, Unilever Luncurkan Kampanye #UnileverUntukIndonesia
Senin, 17 Agustus 2020 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menjaga pelaku UMKM maupun pelanggan mereka tetap sehat selamat, Unilever memberi bantuan berupa alat perlindungan diri kepada para pemilik warung berupa pelindung wajah, masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan, dan karbol Wipol.
Sementara, guna mendorong ke-147.000 pedagang warung memperbaiki cashflow dan menjaga kelancaran usaha, Unilever juga bakal menyumbangkan keuntungan dari transaksi mereka dengan perusahaan ini selama tiga bulan ke depan. Bantuan tersebut merupakan suntikan modal baru, yang jumlah totalnya mencapai Rp40 miliar. (Baca Juga: Masyarakat Harus Beradaptasi dan Bersatu dalam Menghadapi Covid-19 )
Selain itu, Unilever akan mendukung pula perkembangan usaha pelaku UMKM tersebut lewat platform digital seperti melalui strategi Road-to-Market yang terintegrasi ke dalam aplikasi Sahabat Warung, serta pelatihan literasi digital untuk mendorong para pedagang ini bermigrasi ke platform e-commerce.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Unilever. Apalagi sokongan terhadap 147.000 warung yang menjadi mitra Unilever itu sejalan dengan program yang dibuat oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bernama "Belanja di Warung Tetangga".
“Salah satu fokus KemenKopUKM adalah memastikan para pelaku UMKM bertahan dari dampak pandemi serta mampu bersaing di pasar dengan masuk dan terintegrasi secara berkelanjutan ke dalam rantai pasok industri. Hal ini sejalan dengan dukungan Unilever Indonesia terhadap 147.000 warung yang menjadi mitra usaha melalui kampanye #UnileverUntukIndonesia sebagai langkah konkret membantu UMKM yang tengah menghadapi kesulitan karena pandemi COVID-19," kata Teten melalui siaran tertulis.
Sementara, guna mendorong ke-147.000 pedagang warung memperbaiki cashflow dan menjaga kelancaran usaha, Unilever juga bakal menyumbangkan keuntungan dari transaksi mereka dengan perusahaan ini selama tiga bulan ke depan. Bantuan tersebut merupakan suntikan modal baru, yang jumlah totalnya mencapai Rp40 miliar. (Baca Juga: Masyarakat Harus Beradaptasi dan Bersatu dalam Menghadapi Covid-19 )
Selain itu, Unilever akan mendukung pula perkembangan usaha pelaku UMKM tersebut lewat platform digital seperti melalui strategi Road-to-Market yang terintegrasi ke dalam aplikasi Sahabat Warung, serta pelatihan literasi digital untuk mendorong para pedagang ini bermigrasi ke platform e-commerce.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Unilever. Apalagi sokongan terhadap 147.000 warung yang menjadi mitra Unilever itu sejalan dengan program yang dibuat oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bernama "Belanja di Warung Tetangga".
“Salah satu fokus KemenKopUKM adalah memastikan para pelaku UMKM bertahan dari dampak pandemi serta mampu bersaing di pasar dengan masuk dan terintegrasi secara berkelanjutan ke dalam rantai pasok industri. Hal ini sejalan dengan dukungan Unilever Indonesia terhadap 147.000 warung yang menjadi mitra usaha melalui kampanye #UnileverUntukIndonesia sebagai langkah konkret membantu UMKM yang tengah menghadapi kesulitan karena pandemi COVID-19," kata Teten melalui siaran tertulis.
Lihat Juga :