Sering Marah-marah Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?
Jum'at, 17 Mei 2024 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
“Apakah seseorang yang emosional menjadi salah satu risiko penyakit hipertensi? Yang pasti adalah orang yang lagi emosi tensinya tinggi,” kata Dr. Tunggul dalam acara peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2024 di Hotel Mercure, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2024).
Meski begitu, Dr. Tunggul memastikan, bahwa marah-marah belum tentu menjadi atau memicu seseorang memiliki risiko penyakit darah tinggi.
“Tetapi apakah dia hipertensi? Belum tentu. Kecuali bahwa dia marah-marahnya itu karena sudah tidak nyaman karena tekanan darah tinggi,” jelasnya.
“Jadi yang mau dikatakan sebenarnya itu adalah persepsi yang timbul bahwa orang dengan marah-marah itu pasti hipertensi, ya nggak. Orang yang marah tekanannya darah tinggi,” lanjutnya.
Baca Juga: 6 Tips Mudik Aman untuk Penderita Darah Tinggi
Meski begitu, Dr. Tunggul memastikan, bahwa marah-marah belum tentu menjadi atau memicu seseorang memiliki risiko penyakit darah tinggi.
“Tetapi apakah dia hipertensi? Belum tentu. Kecuali bahwa dia marah-marahnya itu karena sudah tidak nyaman karena tekanan darah tinggi,” jelasnya.
“Jadi yang mau dikatakan sebenarnya itu adalah persepsi yang timbul bahwa orang dengan marah-marah itu pasti hipertensi, ya nggak. Orang yang marah tekanannya darah tinggi,” lanjutnya.
Baca Juga: 6 Tips Mudik Aman untuk Penderita Darah Tinggi
Lihat Juga :