Benarkah Protein Telur Setengah Matang Lebih Sulit Dicerna Tubuh? Ini Faktanya
Minggu, 26 Mei 2024 - 06:26 WIB
loading...
A
A
A
Bagi yang mencari sumber makanan tinggi protein, telur tentu menjadi salah satu kandidat. Alasannya karena telur mengandung 9 asam amino esensial yang membuatnya disebut sebagai sumber protein komplet.
Nah, mengonsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan protein berkualitas itu. Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah studi membandingkan penyerapan protein dari telur matang dan mentah pada 5 orang. Hasilnya, 90 persen protein dari telur matang terserap, namun hanya 50 persen dari telur mentah. Artinya, tubuh lebih mudah mencerna protein dari telur matang.
Baca Juga: Benarkah Telur Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasannya
Bahkan, tak hanya protein, penyerapan kandungan biotin pada telur setengah matang juga cenderung jauh lebih sulit dibandingkan telur matang. Seperti diketahui, telur juga mengandung biotin, jenis vitamin B7 yang larut air. Fungsinya untuk produksi glukosa dan asam lemak, juga penting bagi ibu hamil.
Kuning telur mengandung biotin, sementara putih telurnya mengandung protein yang disebut avidin. Sayang, putih telur mentah justru mengikat biotin di usus. Akibatnya, penyerapannya menjadi kurang maksimal. Hal ini tidak terjadi pada telur matang karena panas saat proses pemasakan menghancurkan avidin.
Namun, bukan berarti bahaya makan telur mentah akan langsung membuat Anda kekurangan biotin. Perlu telur dalam jumlah sangat banyak, setidaknya 12 butir per hari, dan dalam jangka waktu lama untuk bisa menyebabkan seseorang mengalami defisiensi biotin.
Nah, mengonsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan protein berkualitas itu. Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah studi membandingkan penyerapan protein dari telur matang dan mentah pada 5 orang. Hasilnya, 90 persen protein dari telur matang terserap, namun hanya 50 persen dari telur mentah. Artinya, tubuh lebih mudah mencerna protein dari telur matang.
Baca Juga: Benarkah Telur Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasannya
Bahkan, tak hanya protein, penyerapan kandungan biotin pada telur setengah matang juga cenderung jauh lebih sulit dibandingkan telur matang. Seperti diketahui, telur juga mengandung biotin, jenis vitamin B7 yang larut air. Fungsinya untuk produksi glukosa dan asam lemak, juga penting bagi ibu hamil.
Kuning telur mengandung biotin, sementara putih telurnya mengandung protein yang disebut avidin. Sayang, putih telur mentah justru mengikat biotin di usus. Akibatnya, penyerapannya menjadi kurang maksimal. Hal ini tidak terjadi pada telur matang karena panas saat proses pemasakan menghancurkan avidin.
Namun, bukan berarti bahaya makan telur mentah akan langsung membuat Anda kekurangan biotin. Perlu telur dalam jumlah sangat banyak, setidaknya 12 butir per hari, dan dalam jangka waktu lama untuk bisa menyebabkan seseorang mengalami defisiensi biotin.
(tsa)
Lihat Juga :