Benarkah Protein Telur Setengah Matang Lebih Sulit Dicerna Tubuh? Ini Faktanya

Minggu, 26 Mei 2024 - 06:26 WIB
loading...
Benarkah Protein Telur...
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani favorit masyarakat Indonesia. Selain kaya gizi, telur juga dinilai murah, praktis, dan mudah diolah menjadi berbagai menu masakan. Foto/iStock
A A A
JAKARTA - Telur merupakan salah satu sumber protein hewani favorit masyarakat Indonesia. Selain kaya gizi, telur juga dinilai murah, praktis, dan mudah diolah menjadi berbagai menu masakan.

Selain kerap disajikan secara matang, ada juga beberapa orang yang lebih suka mengonsumsi telur dalam keadaan setengah matang. Selain diyakini dapat menambah stamina, mengonsumsi telur setengah matang juga memberikan cita rasa dan tekstur yang lebih ‘creamy’.

Namun, selain dianggap dapat meningkatkan risiko terinfeksi bakteri Salmonella, kandungan protein pada telur setengah matang disebut-sebut lebih susah diserap oleh tubuh. Benarkah demikian? Berikut ulasannya, melansir dari beberapa sumber, Minggu (26/5/2024).

Baca Juga: Kandungan Kolesterol pada Telur Puyuh dan Telur Ayam, Mana yang Lebih Tinggi?

Sebenarnya, kandungan gizi telur matang tidak jauh berbeda dengan telur mentah. Proses memasak memang dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam telur seperti vitamin A, vitamin B, fosfor, kalium, dan antioksidan. Namun, proses memasak telur tidak membuat kandungan nutrisi tersebut banyak berkurang, sehingga nilai gizi pada telur matang tetap tinggi.

Sebaliknya, makan telur mentah justru mempengaruhi penyerapan protein oleh tubuh. Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa protein pada telur matang mampu diserap tubuh sebanyak 90 persen dibandingkan protein pada telur mentah yang hanya terserap 50 persen.

Pasalnya, dalam proses memasak, suhu panas mengubah struktur protein pada telur sehingga lebih mudah dicerna tubuh. Agar telur tidak kehilangan banyak nutrisi, hindari memasak telur terlalu lama dengan suhu tinggi. Masaklah dengan api sedang selama beberapa menit, lalu hidangkan begitu telur terlihat matang.

Bagi yang mencari sumber makanan tinggi protein, telur tentu menjadi salah satu kandidat. Alasannya karena telur mengandung 9 asam amino esensial yang membuatnya disebut sebagai sumber protein komplet.

Nah, mengonsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan protein berkualitas itu. Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah studi membandingkan penyerapan protein dari telur matang dan mentah pada 5 orang. Hasilnya, 90 persen protein dari telur matang terserap, namun hanya 50 persen dari telur mentah. Artinya, tubuh lebih mudah mencerna protein dari telur matang.

Baca Juga: Benarkah Telur Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasannya

Bahkan, tak hanya protein, penyerapan kandungan biotin pada telur setengah matang juga cenderung jauh lebih sulit dibandingkan telur matang. Seperti diketahui, telur juga mengandung biotin, jenis vitamin B7 yang larut air. Fungsinya untuk produksi glukosa dan asam lemak, juga penting bagi ibu hamil.

Kuning telur mengandung biotin, sementara putih telurnya mengandung protein yang disebut avidin. Sayang, putih telur mentah justru mengikat biotin di usus. Akibatnya, penyerapannya menjadi kurang maksimal. Hal ini tidak terjadi pada telur matang karena panas saat proses pemasakan menghancurkan avidin.

Namun, bukan berarti bahaya makan telur mentah akan langsung membuat Anda kekurangan biotin. Perlu telur dalam jumlah sangat banyak, setidaknya 12 butir per hari, dan dalam jangka waktu lama untuk bisa menyebabkan seseorang mengalami defisiensi biotin.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daging Kurban Ternyata...
Daging Kurban Ternyata Setara Whey Protein, Bisa Tingkatkan Massa Otot
Disebut Superfood, Ini...
Disebut Superfood, Ini Kandungan dan Manfaat dan Biji Bunga Matahari untuk Tubuh
Tren Jogging Meningkat,...
Tren Jogging Meningkat, Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Protein untuk Performa Olahraga
Rahasia Massa Otot Tetap...
Rahasia Massa Otot Tetap Terjaga Selama Ramadan, Ini Tips dari dr. Caleb Leonardo Halim
Apa Fungsi Telur pada...
Apa Fungsi Telur pada Adonan Donat? Ini Penjelasannya!
Kuning Telur Ternyata...
Kuning Telur Ternyata Berperan Penting untuk Kesehatan Otak, Ini Alasannya
Program MBG Bisa Jadi...
Program MBG Bisa Jadi Bantalan Pasar Menyerap Overproduksi Telur Ayam Ras
Misteri Telur Emas Diduga...
Misteri Telur Emas Diduga Terkait dengan Alien Terungkap
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Infografis
Ini Bukti Kekejaman...
Ini Bukti Kekejaman Israel yang Lebih Biadab dari ISIS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved