Benarkah Nasi Sisa Kemarin Mengandung Kadar Gula Lebih Rendah?
Jum'at, 31 Mei 2024 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Bukti menunjukkan pati resisten dicerna lebih lambat. Akibatnya, pati resisten dapat membantu menyeimbangkan penyerapan karbohidrat lain untuk menyeimbangkan gula darah, mirip dengan serat.
Sebuah studi serupa pada 2015, yang dilakukan pada orang tidak mengidap diabetes menemukan hasil yang sama, dengan nasi dingin menyebabkan lebih sedikit lonjakan gula darah.
Baca Juga: Benarkah Masak Nasi dengan Minyak Kelapa Bisa Turunkan Kadar Kalorinya?
Para ahli mengatakan mengonsumsi pati yang lebih tahan dari karbohidrat dingin juga memiliki manfaat lain. Seperti mengatur nafsu makan untuk membuat Anda kenyang setelah makan, mencegah penurunan energi, atau bahkan membantu menurunkan berat badan.
“Jika orang-orang berada dalam misi menghilangkan lemak tubuh dan mereka ingin menurunkan kadar gula darah, atau jika mereka melihat produktivitas mereka dan menghindari lemas sore hari, akan bermanfaat untuk mencoba dan mengonsumsi lebih banyak pati yang resisten," kata ahli gizi Rhiannon Lambert.
Sebuah studi serupa pada 2015, yang dilakukan pada orang tidak mengidap diabetes menemukan hasil yang sama, dengan nasi dingin menyebabkan lebih sedikit lonjakan gula darah.
Baca Juga: Benarkah Masak Nasi dengan Minyak Kelapa Bisa Turunkan Kadar Kalorinya?
Para ahli mengatakan mengonsumsi pati yang lebih tahan dari karbohidrat dingin juga memiliki manfaat lain. Seperti mengatur nafsu makan untuk membuat Anda kenyang setelah makan, mencegah penurunan energi, atau bahkan membantu menurunkan berat badan.
“Jika orang-orang berada dalam misi menghilangkan lemak tubuh dan mereka ingin menurunkan kadar gula darah, atau jika mereka melihat produktivitas mereka dan menghindari lemas sore hari, akan bermanfaat untuk mencoba dan mengonsumsi lebih banyak pati yang resisten," kata ahli gizi Rhiannon Lambert.
(dra)
Lihat Juga :