Bakteri Pemakan Daging di Jepang Ancam Dunia, Ini Fakta Baru yang Perlu Anda Ketahui
Senin, 24 Juni 2024 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
"Fasciitis nekrotikans menyebar di dalam fasia atau lapisan kulit bagian bawah dan menyebabkan nekrosis yang secara harfiah berarti kematian jaringan," ungkap laporan tersebut.
Baca Juga: Kerap Tidak Bergejala, Ini Tanda-Tanda Anda Mengidap Glaukoma
"Ini adalah kondisi parah yang mengancam jiwa yang memerlukan pembedahan darurat dan dapat menyebabkan kematian," tambah laporan itu.
Penyakit ini seringnya ditularkan antaranak-anak usia sekolah. Gejala yang dilaporkan antara lain pembengkakan, nyeri dan ruam, serta radang tenggorokan.
"GAS dapat dengan mudah ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dekat, dan dapat menyebar tanpa gejala di tenggorokan. Tapi, pada beberapa kasus GAS bisa menyebabkan gejala radang tenggorokan," papar Prof William.
Baca Juga: Kerap Tidak Bergejala, Ini Tanda-Tanda Anda Mengidap Glaukoma
"Ini adalah kondisi parah yang mengancam jiwa yang memerlukan pembedahan darurat dan dapat menyebabkan kematian," tambah laporan itu.
Banyak Menyerang Anak Usia Sekolah
Di sisi lain, William Schaffner, seorang Profesor Penyakit Menular dan Pengobatan Pencegahan di Universitas Vanderbilt menjelaskan bahwa GAS umumnya tidak selalu menimbulkan dampak ekstrem seperti yang terjadi di Jepang.Penyakit ini seringnya ditularkan antaranak-anak usia sekolah. Gejala yang dilaporkan antara lain pembengkakan, nyeri dan ruam, serta radang tenggorokan.
"GAS dapat dengan mudah ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dekat, dan dapat menyebar tanpa gejala di tenggorokan. Tapi, pada beberapa kasus GAS bisa menyebabkan gejala radang tenggorokan," papar Prof William.
(tsa)
Lihat Juga :