alexametrics

Kedubes Malaysia untuk Kali Pertama Gelar MUET di Indonesia

loading...
Kedubes Malaysia untuk Kali Pertama Gelar MUET di Indonesia
Untuk kali pertama MUET ini diselenggarakan di luar Malaysia, dan untuk yang perdana juga dihelat di Indonesia. / Foto: KoranSINDO/Iman Firmansyah
A+ A-
JAKARTA - Berupaya memperlihatkan kepeduliannya terhadap peningkatan mutu dunia pendidikan di Indonesia, Kedutaan Besar Malaysia menyelenggarakan Malaysia University English Test (MUET) pada 26-29 Juni 2019 di KLIS Secondary, K-Link Tower, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kedubes Malaysia menggandeng Education Malaysia Indonesia (EMI) dan Kementerian Pendidikan Malaysia serta berkolaborasi dengan sekolah yang dimiliki K-Link yaitu Knowledge Link Intercultural School (KLIS).

MUET merupakan persyaratan utama bagi siswa-siswi yang hendak melanjutkan pendidikan tinggi di universitas kenamaan di Malaysia, selain menggunakan IELTS dan TOEFL. Ada empat komponen MUET yaitu listening (15 persen), speaking (15 persen), reading (40 persen) dan writing (30 persen).



Untuk kali pertama MUET ini diselenggarakan di luar Malaysia, dan untuk yang perdana juga dihelat di Indonesia. Menyusul kota berikutnya adalah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juli mendatang.

"Suatu kebanggaan kami mendapatkan kepercayaan penyelenggaraan MUET dari Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia dan Education Malaysia Indonesia. Mereka percaya pada komitmen, kemampuan dan fasiltas kami yang berbasis ICT dan Project-Based Learning memberikan stimulus yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan anak," ungkap Presiden Direktur K-Link Indonesia, Dato Radzi Saleh kepada media di Jakarta, Rabu (26/6).

Dato Radzi Saleh menuturkan, sebelumnya, pihaknya juga bekerja sama dengan University Sultan Ahlan Shah dan Madina Institute dalam pengaplikasian kurikulum pendidikan Islam yang meliputi tahfiz Quran, bahasa Arab dan Islamic studies.

"Dengan pengajar yang berkualitas, dan bersertifikasi internasional, kami siap mencetak generasi penerus bangsa yang berwawasan internasional, kaya akan pengetahuan dan nilai-nilai Islam, dan juga memiliki rasa kepedulian tinggi sebagai individu yang berkarakter luhur Indonesia," pungkas Dato Radzi Saleh.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak