Studi: Cegukan Jadi Gejala Baru COVID-19

Senin, 24 Agustus 2020 - 10:59 WIB
loading...
Studi: Cegukan Jadi...
Cegukan dikabarkan menjadi gejala baru COVID-19. Hal ini berdasarkan kabar Business Insider, di mana di Departemen Darurat Kesehatan Cook County telah menyebut kasus tersebut. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Cegukan dikabarkan menjadi gejala baru COVID-19. Menurut laporan Business Insider, dokter di Departemen Darurat Kesehatan Cook County telah menyebut kasus COVID-19 yang tidak biasa pada April lalu. Pasien mengalami cegukan sebagai gejala utama penyakit virus corona. Ini tidak biasa karena cegukan tidak dilaporkan atau didaftarkan sebagai salah satu gejala COVID-19.

Pasien mengalami cegukan selama lebih dari empat hari, tanpa alasan. Selain itu, penurunan berat badan yang drastis dalam beberapa pekan terakhir. Ketika dokter melakukan rontgen dada, mencurigai adanya tumor paru-paru, yang mereka temukan adalah ground-glass, karakteristik umum pada paru-paru pasien COVID-19, yang menyebabkan rontgen tampak keruh.

Dilansir Times Now News, ketika pasien diuji untuk virus corona baru, dia dinyatakan positif tertular COVID-19.

Kasus serupa terlihat pada Juni, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan secara online yang belum ditinjau oleh rekan sejawat. Seorang pria berusia 64 tahun dibawa ke unit gawat darurat setelah dia mengeluh cegukan terus-menerus dan sesak napas. Ketika X-ray dilakukan, pola ground-glass serupa diamati. Saat pengujian, dia juga dinyatakan positif COVID-19. (Baca juga: Studi: Vegetarian Memiliki Kehidupan Seks yang Lebih Baik ).

Beberapa kasus seperti di atas telah menimbulkan pertanyaan, apakah cegukan merupakan gejala COVID-19 yang terus-menerus? Namun, peneliti tidak memiliki jawaban pasti untuk hal yang sama. Cegukan sangat umum terjadi di antara orang-orang di seluruh dunia, dan seringkali bukan penyebab masalah kesehatan. Namun, contoh seperti di atas dapat membuat orang dan peneliti tertarik untuk mendalami hal ini lebih jauh.

Mencoba untuk secara samar-samar memahami apa yang dapat menyebabkan cegukan pada pasien COVID-19, beberapa dokter mengatakan bahwa gejala tersebut dapat dikaitkan dengan gejala masalah pencernaan yang telah terbukti, diteliti, dan terdaftar yang disebabkan oleh COVID-19.

Argumennya adalah jika virus dapat mengiritasi saluran pencernaan, itu juga dapat berdampak pada saraf frenikus, yang mengontrol diafragma. Hal ini dapat menyebabkan kontraksi diafragma yang tidak disengaja atau yang juga dikenal sebagai cegukan.

Namun, ini hanyalah spekulasi. Belum ada studi khusus yang dilakukan terkait masalah ini. Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk menjalani tes sendiri, dan melakukan isolasi sendiri setidaknya selama dua minggu jika melihat gejala umum COVID-19.

Di sisi lain, penting juga untuk terus mempraktikkan tindakan pencegahan seperti menjaga jarak sosial, memakai masker, dan sering mencuci tangan untuk mencegah risiko tertular.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kasus Influenza di China...
Kasus Influenza di China Meroket, Permintaan Obat Antivirus Tinggi
Kuatkan Imunitas Lawan...
Kuatkan Imunitas Lawan Kanker dan Miom, Zymuno Sabet Penghargaan Bergengsi
Waspada Lonjakan Kasus...
Waspada Lonjakan Kasus Cacar Air, Cegah dengan Jaga Imunitas Tubuh
7 Tips untuk Meningkatkan...
7 Tips untuk Meningkatkan Imunitas di Musim Flu
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Polio Jadi Penyakit...
Polio Jadi Penyakit Berbahaya karena Tak Miliki Antivirus
3 Cara Mencegah Sakit...
3 Cara Mencegah Sakit di Musim Hujan
5 Cara Nikmat Konsumsi...
5 Cara Nikmat Konsumsi Sayuran untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru, Nomor 3 Konsumsi Makanan Sehat
Rekomendasi
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
Korban Longsor di Jalan...
Korban Longsor di Jalan Raya Batu-Mojokerto Ditemukan Tewas
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
Berita Terkini
BCL Alami Gangguan Kecemasan...
BCL Alami Gangguan Kecemasan hingga Rutin Konsultasi
31 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Cinta...
Sinopsis Sinetron Cinta Yasmin Eps 264: Galang Masih Sadar, Ajeng Was-was
1 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terbelenggu...
Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Eps 193: Trik Jebakan Elang untuk Noah
2 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9: Ancaman Pembongkaran Warung Peninggalan Gobang
3 jam yang lalu
Rayakan Lebaran 2025,...
Rayakan Lebaran 2025, Komunitas Honor of Kings Tebar Kebaikan
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved