Apakah Anak Penderita Diabetes Tipe 1 Harus Suntik Insulin Seumur Hidup?
Kamis, 01 Agustus 2024 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Apa yang Sebabkan Terjadi Penyempitan Pembuluh Darah? Ada 5 Faktor
Anak dengan DM tipe 1 berisiko lebih tinggi mengalami ketoasidosis diabetikum (KAD) dibandingkan dengan penderita DM tipe 2. Penggunaan insulin yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko terjadinya KAD pada penderita DM tipe 1.
KAD merupakan suatu kondisi di mana kadar gula dalam darah sangat tinggi, namun tidak dapat disalurkan ke dalam sel, sehingga menyebabkan gangguan pada kerja sel tubuh. Karena sel tubuh tidak mendapatkan asupan gula dari dalam darah, maka untuk beraktivitas tubuh memecah lemak sebagai sumber bahan bakar.
Meskipun lemak dapat dijadikan sumber bahan bakar cadangan oleh tubuh, namun metabolisme tersebut menghasilkan produk sampingan berupa asam laktat. Semakin tinggi proses pemecahan lemak, maka semakin banyak juga asam yang dihasilkan. Penumpukan asam dalam darah dapat menyebabkan kondisi kegawatan yang mengancam jiwa.
Oleh karena itu, penting bagi penderita DM tipe 1 untuk melakukan suntikan insulin secara teratur sesuai jadwal dan melakukan pengecekan kadar gula darah berkala. Kontrol gula darah yang baik akan menurunkan risiko kejadian komplikasi, serta dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Anak dengan DM tipe 1 berisiko lebih tinggi mengalami ketoasidosis diabetikum (KAD) dibandingkan dengan penderita DM tipe 2. Penggunaan insulin yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko terjadinya KAD pada penderita DM tipe 1.
KAD merupakan suatu kondisi di mana kadar gula dalam darah sangat tinggi, namun tidak dapat disalurkan ke dalam sel, sehingga menyebabkan gangguan pada kerja sel tubuh. Karena sel tubuh tidak mendapatkan asupan gula dari dalam darah, maka untuk beraktivitas tubuh memecah lemak sebagai sumber bahan bakar.
Meskipun lemak dapat dijadikan sumber bahan bakar cadangan oleh tubuh, namun metabolisme tersebut menghasilkan produk sampingan berupa asam laktat. Semakin tinggi proses pemecahan lemak, maka semakin banyak juga asam yang dihasilkan. Penumpukan asam dalam darah dapat menyebabkan kondisi kegawatan yang mengancam jiwa.
Oleh karena itu, penting bagi penderita DM tipe 1 untuk melakukan suntikan insulin secara teratur sesuai jadwal dan melakukan pengecekan kadar gula darah berkala. Kontrol gula darah yang baik akan menurunkan risiko kejadian komplikasi, serta dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
(tsa)
Lihat Juga :