Apakah Anak Penderita Diabetes Tipe 1 Harus Suntik Insulin Seumur Hidup?

Kamis, 01 Agustus 2024 - 22:22 WIB
loading...
Apakah Anak Penderita...
Anak penderita DM tipe 1 sangat tergantung pada penggunaan insulin sebagai terapi utama. Foto Ilustrasi/iStock
A A A
JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari pasangan John Legend dan supermodel Chrissy Teigen. Anak kedua mereka, Miles, yang masih berusia 6 tahun didiagnosa mengidap diabetes tipe 1.

Akibat didiagnosa penyakit diabetes tipe 1, Chrissy menyebut, mau tak mau sang anak harus mulai mendapatkan suntikan insulin. Ia dan keluarga pun berusaha tegar.

“Kemarin malam, kami memberikan suntikan insulin pertamanya, dan inilah dia! Sebuah dunia yang berbeda dan sungguh baru bagi kami, dan kami akan terus belajar banyak," ujar Chrissy melalui postingan di akun Instagramnya, @chrissyteigen, Kamis (1/8/2024).

Baca Juga: Putra John Legend Alami Diabetes, Pasrah Anaknya yang Berusia 6 Tahun Disuntik Insulin

Lantas, apakah anak penderita diabetes tipe 1 harus melakukan suntik insulin? Berikut ulasannya, melansir dari laman Kementerian Kesehatan RI.

Penyebab utama diabetes melitus pada anak adalah akibat tubuh tidak dapat memproduksi insulin, sehingga kadar gula yang didapatkan dari makanan tidak bisa disalurkan ke dalam sel tubuh. Kondisi tersebut mengakibatkan gula menumpuk di dalam darah sehingga kadar gula dalam darah cenderung tinggi.

Ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin perlu dibantu dengan pemberian insulin dari luar. Oleh karena itu, anak penderita DM tipe 1 sangat tergantung pada penggunaan insulin sebagai terapi utama.

Penderita DM tipe 1 perlu menyuntikkan insulin ke tubuhnya beberapa kali sehari dan memantau kadar gula darahnya secara ketat. Suntik insulin bisa diberikan minimal 2 kali sehari, yaitu sebelum makan atau pada malam hari sebelum tidur agar kadar gula darah tetap stabil.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemantauan gula darah mandiri (PGDM) paling tidak 4-6 kali per hari, yaitu pagi hari saat bangun tidur, sebelum makan, 1,5-2 jam setelah makan, dan malam hari.

Selain itu, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kontrol gula pada anak dengan DM tipe 1, antara lain pengaturan pola makan, menjaga perubahan berat badan, aktivitas fisik atau olahraga teratur, dan sebagainya.

Suntik insulin pada anak DM tipe-1 perlu diberikan seumur hidup. Orang tua dan orang sekitar perlu memahami kondisi anak diabetes, juga tentang pengobatan dan risiko komplikasi yang dapat terjadi pada anak.

Pemberian suntikan insulin yang tidak teratur dapat berisiko menyebabkan kadar gula darah menjadi tidak stabil.

Baca Juga: Apa yang Sebabkan Terjadi Penyempitan Pembuluh Darah? Ada 5 Faktor

Anak dengan DM tipe 1 berisiko lebih tinggi mengalami ketoasidosis diabetikum (KAD) dibandingkan dengan penderita DM tipe 2. Penggunaan insulin yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko terjadinya KAD pada penderita DM tipe 1.

KAD merupakan suatu kondisi di mana kadar gula dalam darah sangat tinggi, namun tidak dapat disalurkan ke dalam sel, sehingga menyebabkan gangguan pada kerja sel tubuh. Karena sel tubuh tidak mendapatkan asupan gula dari dalam darah, maka untuk beraktivitas tubuh memecah lemak sebagai sumber bahan bakar.

Meskipun lemak dapat dijadikan sumber bahan bakar cadangan oleh tubuh, namun metabolisme tersebut menghasilkan produk sampingan berupa asam laktat. Semakin tinggi proses pemecahan lemak, maka semakin banyak juga asam yang dihasilkan. Penumpukan asam dalam darah dapat menyebabkan kondisi kegawatan yang mengancam jiwa.

Oleh karena itu, penting bagi penderita DM tipe 1 untuk melakukan suntikan insulin secara teratur sesuai jadwal dan melakukan pengecekan kadar gula darah berkala. Kontrol gula darah yang baik akan menurunkan risiko kejadian komplikasi, serta dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Kebiasaan Duduk Lama...
Kebiasaan Duduk Lama Bisa Sebabkan Diabetes, Ini Penjelasan Dokter!
Penderita Diabetes Sebaiknya...
Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
Budi Gunadi Sadikin...
Budi Gunadi Sadikin Ungkap Bahaya Boba: 1 Porsi Setara 150 Kalori dan 10 Gram Gula
5 Kebiasaan Pemicu Diabetes...
5 Kebiasaan Pemicu Diabetes pada Anak Muda, Nomor 4 Sering Tak Disadari
mGanik Nutrition Hadirkan...
mGanik Nutrition Hadirkan Camilan Rendah Glikemik untuk Diabetes Tipe 2
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Inovasi Terbaru Novo...
Inovasi Terbaru Novo Nordisk untuk Diabetes Tipe 2 Disetujui FDA AS
Rekomendasi
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Infografis
Pemanis Alami Pengganti...
Pemanis Alami Pengganti Gula yang Cocok untuk Penderita Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved