8 Cara Mengurangi Kadar Gula pada Nasi Putih, Aman bagi Penderita Diabetes

Minggu, 18 Agustus 2024 - 15:00 WIB
loading...
8 Cara Mengurangi Kadar...
Mengurangi kadar gula dalam nasi putih dapat dilakukan melalui berbagai metode. Termasuk menggunakan lebih banyak air saat memasak, menambahkan minyak. Foto/Japan Wonder Travel Blog
A A A
JAKARTA - Mengurangi kadar gula dalam nasi putih dapat dilakukan melalui berbagai metode. Termasuk menggunakan lebih banyak air saat memasak, menambahkan minyak, merendam beras, serta mengombinasikan nasi dengan serat dan protein.

Metode-metode ini dapat membantu menurunkan indeks glikemik nasi dan mengurangi dampaknya terhadap kadar gula darah. Nasi putih sendiri makanan pokok yang dikonsumsi oleh banyak orang, khususnya di Indonesia.

Namun, nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi, yang berarti dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat setelah dikonsumsi. Ini bisa menjadi masalah bagi orang-orang yang mengelola diabetes, pra-diabetes, atau yang berusaha mengontrol asupan gula mereka.

Meskipun nasi putih secara alami tinggi karbohidrat, ada beberapa cara untuk mengurangi kadar gula di dalamnya. Berikut adalah cara mengurangi kadar gula pada nasi putih dilansir dari Mayo Clinic, Minggu (18/8/2024).

8 Cara Mengurangi Kadar Gula pada Nasi Putih



Baca Juga: Fakta-Fakta Konsumsi Nasi Putih, Benarkah Picu Masalah Kesehatan?

1. Gunakan Rasio Air yang Lebih Tinggi saat Memasak


Memasak nasi dengan rasio air yang lebih tinggi dari biasanya dapat membantu menurunkan kadar gula dalam nasi putih. Penambahan air dapat membantu melarutkan sebagian dari karbohidrat, terutama amilosa, yang bertanggung jawab atas kenaikan gula darah. Teknik ini bekerja dengan baik terutama jika nasi kemudian ditiriskan dari kelebihan air setelah dimasak.

Gunakan perbandingan air dan beras sekitar 1:3 atau 1:4, dan setelah nasi matang, tiriskan airnya menggunakan saringan. Metode ini mirip dengan cara memasak pasta.

2. Tambahkan Minyak saat Memasak Nasi


Menambahkan sedikit minyak kelapa atau minyak zaitun saat memasak nasi dapat membantu menurunkan indeks glikemik nasi. Minyak ini membantu memperlambat pencernaan karbohidrat, yang pada akhirnya dapat menurunkan lonjakan gula darah setelah makan. Ini juga dapat membantu membuat nasi lebih pulen dan lezat.

Tambahkan satu sendok teh minyak kelapa atau minyak zaitun ke dalam air rebusan sebelum memasukkan beras. Masak nasi seperti biasa.

3. Rendam Beras sebelum Memasak


Merendam beras sebelum dimasak dapat membantu mengurangi kadar pati yang cepat dicerna dalam nasi. Pati ini dapat menyebabkan peningkatan cepat dalam kadar gula darah. Dengan merendam beras selama beberapa jam atau semalaman, sebagian pati akan terlarut dalam air, sehingga nasi menjadi lebih sehat.

Rendam beras dalam air selama 30 menit hingga 1 jam sebelum dimasak. Setelah itu, bilas beras hingga bersih sebelum memasaknya.

4. Konsumsi Nasi dengan Serat Tinggi


Salah satu cara untuk mengurangi dampak gula dari nasi putih adalah dengan mengonsumsinya bersama makanan yang kaya serat, seperti sayuran atau kacang-kacangan. Serat membantu memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga mengurangi lonjakan gula darah.

Sertakan banyak sayuran berserat tinggi seperti brokoli, bayam, atau wortel dalam hidangan Anda. Anda juga bisa menambahkan kacang-kacangan seperti lentil atau kacang hitam ke dalam nasi untuk menambah serat.

Baca Juga: Ada Nasi Putih hingga Hitam, Mana yang Paling Sehat?

5. Kombinasikan Nasi dengan Protein


Mengonsumsi nasi bersama dengan sumber protein seperti daging tanpa lemak, ikan, tahu, atau tempe dapat membantu menurunkan respons glikemik nasi putih. Protein memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, yang dapat mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Tambahkan potongan ayam, ikan, tahu, atau tempe ke dalam hidangan nasi Anda. Kombinasi ini tidak hanya menyeimbangkan nutrisi tetapi juga meningkatkan rasa kenyang.

6. Gunakan Teknik Pengukusan setelah Memasak


Setelah nasi dimasak, teknik pengukusan bisa digunakan untuk membantu menurunkan kadar gula. Dengan mengukus nasi lagi setelah dimasak, nasi menjadi lebih pulen, dan proses pemanasan ulang dapat membantu menurunkan indeks glikemik nasi.

Setelah nasi matang, pindahkan nasi ke dalam pengukus dan kukus selama 10-15 menit. Ini membantu nasi lebih stabil dalam kadar gula.

7. Dinginkan Nasi setelah Memasak


Mendinginkan nasi setelah dimasak, kemudian mengonsumsinya dalam keadaan dingin atau setelah dipanaskan kembali, dapat membantu meningkatkan kadar pati resisten dalam nasi. Pati resisten adalah sejenis pati yang tidak dicerna sepenuhnya oleh tubuh, yang berarti ia tidak sepenuhnya diubah menjadi gula dalam aliran darah.

Setelah nasi matang, biarkan dingin pada suhu kamar, kemudian simpan di dalam kulkas selama beberapa jam atau semalaman. Nasi ini bisa dimakan dingin atau dipanaskan kembali sebelum disajikan.

8. Konsumsi Nasi dalam Porsi Kecil


Mengurangi porsi nasi putih yang dikonsumsi adalah cara paling langsung untuk mengurangi asupan gula. Cobalah untuk mengurangi porsi nasi dan menggantinya dengan lebih banyak sayuran atau sumber protein.

Kurangi porsi nasi menjadi sepertiga atau setengah dari piring Anda, dan isi sisa piring dengan sayuran, protein, dan lemak sehat.

Baca Juga: 7 Makanan Pengganti Nasi Putih yang Cocok untuk Diet
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Penderita Diabetes Sebaiknya...
Penderita Diabetes Sebaiknya Hindari Konsumsi Semangka, Ini Alasannya!
Jangan Salah, Gula dari...
Jangan Salah, Gula dari Buah Juga Bisa Memicu Diabetes Semakin Parah
Jangan Tertipu Label...
Jangan Tertipu Label Low Sugar! Menkes Jelaskan Efek Pemanis Buatan pada Tubuh
Sering Dijadikan Bekal,...
Sering Dijadikan Bekal, Mi Instan dan Nasi Berbahaya untuk Anak! Ini Penjelasan Dokter
Pasien Diabetes Tidak...
Pasien Diabetes Tidak Boleh Konsumsi Gula, Mitos atau Fakta?
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Rekomendasi
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
10 Pemain Tersubur dalam...
10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia: Lionel Messi Naik Takhta!
Berita Terkini
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Infografis
5 Pemanis Buatan Ini...
5 Pemanis Buatan Ini Aman untuk Penderita Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved