Mpox Mulai Menyerang Anak-anak, Kenali Gejala dan Penularannya
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Mpox dapat menyebabkan berbagai gejala dan komplikasi. Pada anak-anak, berikut adalah gejala yang harus diwaspadai orang tua:
1. Demam
2. Ruam seperti cacar air dan lainnya infeksi virus
3. Sakit kepala
4. Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher, atau selangkangan
5. Kelelahan atau kelelahan yang berlebihan
6. Nyeri pada otot dan punggung
7. Pilek, batuk, dan sakit tenggorokan
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi risiko anak-anak mereka tertular mpox. Ini termasuk:
1. Mempromosikan dan mempraktikkan kebersihan yang baik, seperti sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan.
2. Menghindari kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi sama sekali. Seseorang harus benar-benar mengikuti protokol isolasi dalam kasus seperti itu.
3. Mendisinfeksi permukaan yang berpotensi terkontaminasi seperti mainan, gagang pintu, perlengkapan tidur, pakaian, dan lainnya dengan disinfektan yang tahan virus.
4. Waspada terhadap gejala pada anak.
5. Memvaksinasi anak jika vaksin tersedia dan telah diresepkan oleh dokter.
Vaksin juga merupakan cara yang bagus untuk mengurangi risiko terkena mpox. Saat ini, WHO merekomendasikan penggunaan MVA-BN, LC16, atau ACAM2000 untuk pencegahan mpox. Namun, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memvaksinasi anak Anda.
Baca Juga: Virus Mpox Meningkat, Sandiaga Uno Minta Wisatawan Cek Kesehatan di Bandara
1. Demam
2. Ruam seperti cacar air dan lainnya infeksi virus
3. Sakit kepala
4. Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher, atau selangkangan
5. Kelelahan atau kelelahan yang berlebihan
6. Nyeri pada otot dan punggung
7. Pilek, batuk, dan sakit tenggorokan
Cara Mengurangi Risiko Penularan Mpox pada Anak
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi risiko anak-anak mereka tertular mpox. Ini termasuk:
1. Mempromosikan dan mempraktikkan kebersihan yang baik, seperti sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan.
2. Menghindari kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi sama sekali. Seseorang harus benar-benar mengikuti protokol isolasi dalam kasus seperti itu.
3. Mendisinfeksi permukaan yang berpotensi terkontaminasi seperti mainan, gagang pintu, perlengkapan tidur, pakaian, dan lainnya dengan disinfektan yang tahan virus.
4. Waspada terhadap gejala pada anak.
5. Memvaksinasi anak jika vaksin tersedia dan telah diresepkan oleh dokter.
Vaksin juga merupakan cara yang bagus untuk mengurangi risiko terkena mpox. Saat ini, WHO merekomendasikan penggunaan MVA-BN, LC16, atau ACAM2000 untuk pencegahan mpox. Namun, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memvaksinasi anak Anda.
Baca Juga: Virus Mpox Meningkat, Sandiaga Uno Minta Wisatawan Cek Kesehatan di Bandara
(dra)
Lihat Juga :