alexametrics

Risih dengan Kondisi Saat Ini, Peraukertas Rilis Single Terang Bersulam

loading...
Risih dengan Kondisi Saat Ini, Peraukertas Rilis Single Terang Bersulam
Peraukertas merilis single terbaru berjudul Terang Bersulam bersama label barunya, Universal Music Indonesia. / Foto: ist
A+ A-
JAKARTA - Trio organic rock asal Bekasi, Peraukertas merilis single terbaru berjudul Terang Bersulam bersama label barunya, Universal Music Indonesia. Dalam project ini mereka bekerjasama dengan Levi's Indonesia, karena berhasil menjadi runner-up Levi's Band Hunt 2018.

Praukertas, yang digawangi Candra Riadiyanto (vokal dan gitar), Hardi Arief Pambudi (bass dan vokal latar) dan Halilintar Syumanjaya (drum dan vokal latar), resmi berdiri sejak 9 September 2016. Dalam perjalanannya, Praukertas sudah merilis 2 single dan 1 EP atau mini album secara independent.

Mengusung genre yang mereka sebut dengan organic rock, Praukertas yakin bahwa perkembangan dan kemajuan industri musik khususnya di Indonesia saat ini semakin keren dan tidak ada batasan kreatif baik dari pelaku bahkan sampai ke penikmatnya.



Terang Bersulam, ungkap Hardi, merupakan lagu yang berisi mengenai tiga masalah yaitu janji palsu, hoax dan korupsi. Masalah tersebut masih kental terasa di lingkungan terdekat bahkan di dalam Whatsapp Group.

"Risih banget sama yang suka nyebar berita di grup WA, tapi enggak dikurasi dulu beritanya benar apa enggak, malah jadi polemik di grup. Gue kalau nemu yang begitu males, biasanya langsung leave group aja udah," tegas Hardi dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (4/11).

Sedangkan menurut Candra, saat ini kasus korupsi masih sering terjadi di Indonesia. Selama korupsi belum hilang, Candra sebagai musisi akan terus berkarya membuat lagu yang berkaitan dengan korupsi. Baginya, hal ini merupakan sah-sah saja dan bahkan bisa menjadi sebuah doa agar Indonesia lebih baik lagi.

"Kalau ada yang bilang basi ah bikin lagu tentang korupsi. Gue sih enggak masalah, selama korupsi belum meredam, sangat sah untuk bikin karya mengenai hal itu. Karya yang baik kan bisa jadi doa juga. Atau gini deh enggak usah jauh-jauh. Pernah enggak sih dulu nyokap lo nyuruh beli gula di warung, lo dikasih duit Rp10.000, harga gulanya Rp7.000, kembaliannya enggak lo kasih nyokap malah lo pakai buat jajan. Nah, korupsi bukan namanya?" paparnya.

Sementara itu, janji palsu, sahut Halilintar, juga kerap dilakukan banyak orang. Namun, melalui single terbarunya ini, dia pun berharap bisa meredam hal-hal yang buruk seperti halnya janji palsu tersebut.

"Nah kalau janji palsu, gue sih sering juga ngelakuin. Tapi, semoga Terang Bersulam bisa menjadi doa supaya yang jelek-jelek bisa segera meredam dan yang baik-baik semakin terang bersulam," ujar Halilintar.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak