alexametrics

Ini Alasan Robert Pattinson Mau Memerankan Batman di Film

loading...
Ini Alasan Robert Pattinson Mau Memerankan Batman di Film
Robert Pattinson mengakui kalau peran Batman cukup aneh baginya. Namun, dia punya alasan khusus mengapa dia mau memerankan superhero DC itu di The Batman. (Screen Rant)
A+ A-
Robert Pattinson akan menjadi wajah baru pemeran Batman di film layar lebar. Dia akan debut sebagai Cape Crusader itu di film The Batman yang dibesut Matt Reeves. Film ini akan dirilis pada 2021 dan berhadapan langsung dengan film Marvel Cinematic Universe (MCU), Spider-Man 3.

Terpilihnya Robert sebagai Batman cukup kontroversial. Ada yang menganggap dia tidak akan cocok memerankan tokoh superhero kondang dari DC Comics tersebut. Robert bahkan mengakui jika peran itu cukup aneh baginya. Namun, dia punya alasan mengapa ingin memerankan Batman.

“Dengan Batman, itu aneh dengan saya. Saya sangat sangat fokus pada itu dan saya tidak tahu mengapa. Peran itu selalu datang dan pergi di kepala saya. Saya tahu kalau mereka akan membuatnya lagi. Itu benar-benar menarik buat saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi di dalam diri saya. Rasanya berbeda ketika kalian ingin melakukanm sesuatu yang kalian tahu di sana ada audiens, ada antisipasi dari audiens yang sudah ada di sana. Saya suka melakukan sesuatu yang tidak diketahui audiens apa maunya dan seperti ingn mencobanya menunjukkan kepada mereka dan itu berbeda. Ada sisi kompetitifnya ketika kalian tahu semua orang seperti, ‘Oh ya? Kamu mau jadi Batman?’ Itu sepertinya menyenangkan. Tantangannya menarik,” papar Robert yang dikutip Comic Book.



Robert sebenarnya pernah mendapatkan tawaran untuk membintangi salah satu film superhero buatan Marvel. Ada yang menebak bahwa dia diincar untuk film Guardians of the Galaxy pertama sebagai Peter Quill alias Star-Lord. Namun, Robert mengatakan, dia tidak tertarik memerankan karakter superhero tradisional

“Saya tidak tertarik memerankan peran yang heroik. Sekalinya saya mau memerankan orang yang diketahui audiens seperti apa mereka adalah ketika mereka tidak benar-benar menyukainya. Itu satu-satunya. Dia adalah orang yang sangat sangat sangat bermasalah. Ada sedikit karakter yang dianggap semua orang sebagai karakter heroik yang mereka tahu dibutuhkan untuk menyelamatkan hari dan mereka tahu mereka itu baik. Dan saya selalu tertarik untuk tahu kalau Batman, dia selalu berjuang, di ceritanya. Dia tidak tahu apakah dia baik atau tidak. Itu menarik. Berjalan di atas tali sepanjang waktu,” ujar Robert.

Bulan lalu, Robert sedang dalam tahap awal mengembangkan Batman versinya. Dia sudah mencoba Batsuit-nya.

“Ini mungkin hal tergila yang pernah saya lakukan di film. Saya memakainya. Saya ingat bilang kepada Matt, ‘Rasanya cukup transformatif!’ Dia seperti, ‘Aku harap iya! Kamu benar-benar memakai Batsuit.’ Dan, itu cukup mengagumkan, sesuatu yang cukup sulit dipakai, jadi ritual untuk memakainya cukup memalukan. Kalian harus dibantu lima orang untuk memakai sesuatu. Begitu kalian memakainya, sepertinya, ‘Yah, aku merasa kuat, merasa tangguh, bahkan saya menyuruh orang buat mendorong pantat saya ke kaki’,” kata dia.

Selain harus mempersiapkan fisik, Robert pun harus mempersiapkan mentalnya. Untuk hal ini, dia punya persiapan khusus. “Ada banyak di sana, banyak hal di kepala saya,” kata dia.

The Batman dijadwalkan tayang pada 25 Juni 2021. Sebelumnya, penggemar DC akan dihibur dengan Birds of Prey pada 7 Februari 2020 dan Wonder Woman 1984 pada 5 Juni 2020. Selain itu, masih ada The Suicide Squad pada 6 Agustus 2021 dan Aquaman 2 pada 16 Desember 2022.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak