alexametrics

Cara Diet yang Tepat Berdasarkan Usia Agar Tubuh Langsing

loading...
Cara Diet yang Tepat Berdasarkan Usia Agar Tubuh Langsing
Seiring bertambahnya usia, berat badan cenderung lebih mudah naik. Bagi yang berusia 3050 tahun, mendapatkan tubuh langsing memang lebih menantang. (KSAT.com)
A+ A-
JAKARTA - Seiring bertambahnya usia, berat badan cenderung lebih mudah untuk naik. Kenaikan berat badan ini dipengaruhi oleh berbagai macam hal, mulai dari perubahan hormon dalam tubuh, berkurangnya massa otot, hingga kebiasaan hidup yang kurang sehat.

Sementara, mendapatkan tubuh yang langsing di usia 30—50 tahun memang lebih menantang. Namun, Anda tidak perlu cemas. Berikut ini adalah strategi melangsingkan tubuh yang dapat dipilih berdasarkan usia seperti dikutip dari Alodokter.

1. Usia 30-an

Saat memasuki usia 30 tahun, tubuh akan secara perlahan kehilangan massa dan jaringan otot. Hal ini membuat jaringan lemak dalam tubuh bisa meningkat, sehingga berat badan bertambah. Nah, bagi Anda yang berusia 30-an dapat mengatasinya dengan berikut:

- Latih otot perut dengan olahraga pilates
Sebagian wanita berusia 30-an yang sudah memiliki anak cenderung mengalami perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan. Oleh karena itu, olahraga menjadi bagian penting untuk menjaga bentuk badan pada usia ini. Jenis olahraga yang disarankan pada rentang usia ini adalah pilates. Olahraga ini tidak hanya efektif untuk melatih otot perut, tetapi juga mampu memperkuat otot punggung, panggul, dan bokong.



- Jangan asal pilih metode diet
Banyak pilihan diet yang menjanjikan berat badan turun dalam waktu cepat. Namun metode diet tersebut, termasuk juga diet ekstrem yang belum jelas terbukti efektivitas dan keamanannya. Memasuki usia 30-an, metabolisme tubuh memang menjadi lebih lambat. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa tubuh cenderung susah untuk langsing seiring bertambahnya usia. Sebagai patokan, tetap jalani pola makan bergizi seimbang dan batasi kalori agar tidak berlebihan. Di usia ini, Anda perlu mencukupi asupan protein agar metabolisme tubuh tetap terjaga, memenuhi asupan karbohidrat (terutama karbohidrat kompleks) agar tetap berenergi sepanjang hari, dan membatasi asupan gula dan lemak.

- Kelola stres dengan baik
Tanpa disadari, ternyata stres bisa menjadi salah satu biang kerok mengapa Anda lebih sering lapar dan banyak makan. Hal ini dapat membuat berat badan jadi terus bertambah. Jadi, Anda harus pandai dalam mengelola stres supaya tidak melampiaskannya pada makanan atau ngemil secara berlebihan.

2. Usia 40-an

Ketika menginjak usia 40-an, menurunkan berat badan akan terasa semakin sulit dilakukan. Hal ini bisa disebabkan oleh perubahan tingkat aktivitas, kebiasaan makan, dan pengaruh hormon. Akan tetapi, beberapa langkah berikut ini dapat membantu Anda mendapatkan tubuh yang langsing:

- Pilih makanan berprotein tinggi
Protein dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh dan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Hal ini tentunya akan menjaga berat tubuh tetap ideal. Selain itu, mengonsumsi makanan berprotein tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan dan rasa sakit, serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

- Jangan lewatkan sarapan
Di usia 40-an, disarankan untuk tidak melewatkan sarapan. Selain untuk mengisi energi agar dapat beraktivitas sepanjang hari, sarapan bisa mengurangi rasa lapar dan mencegah makan berlebih saat siang hari. Saat sarapan, konsumsilah makanan bernutrisi tinggi, seperti buah dan sayur, kacang-kacangan atau biji-bijian, dan makanan berprotein, seperti telur dan ikan.

- Luangkan waktu untuk olahraga

Di samping aktivitas sehari-hari, jangan lupa untuk selalu meluangkan waktu untuk berolahraga. Hal ini dikarenakan pada usia ini metabolisme tubuh mulai melambat, sehingga melangsingkan tubuh akan semakin sulit. Anda disarankan rutin berolahraga setidaknya 2-3 kali dalam seminggu untuk menjaga berat badan. Olahraga yang disarankan di usia-40an adalah berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam aerobik.

3. Usia 50-an
Pada usia ini, wanita akan masuk masa perimenopause, yaitu masa transisi sebelum memasuki menopause. Pada masa ini, metabolisme tubuh akan semakin melambat, sehingga banyak wanita yang rentan mengalami kenaikan berat badan. Namun, Anda tak perlu risau. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan di usia 50-an. Berikut ulasannya:

- Lebih banyak bergerak dan jangan terlalu lama duduk
Duduk di kantor dalam jangka waktu yang lama dapat menghambat upaya Anda untuk menurunkan berat badan. Untuk mengatasinya, disarankan lebih aktif di kantor dengan bangkit dari tempat duduk dan berjalan kaki selama lima menit setiap satu jam. Selingi juga dengan latihan atau stretching setiap beberapa jam agar otot tidak kaku dan pegal. Bergerak dapat membakar banyak kalori dan mengurangi lemak tubuh yang berlebih. Itulah sebabnya menjadi aktif sepanjang hari merupakan hal yang penting untuk mendapatkan tubuh langsing.

- Atur pola makan dengan baik

Menjalani pola makan yang baik di usia 50-an merupakan cara tepat untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan sehat. Pada rentang usia ini, mendapatkan cukup protein dapat menurunkan berat badan dan mengembalikan fungsi otot. Selain itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan berserat tinggi untuk melancarkan sistem pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kurangi atau hentikan kebiasaan makan makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh atau kolesterol.

- Mencukupi waktu tidur
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena obesitas dan membuat cara melangsingkan tubuh menjadi semakin sulit dijalani. Jadi, usahakan untuk tidur selama 7-9 jam setiap malam. Selain itu, tingkatkan kualitas tidur Anda dengan meminimalkan cahaya di kamar dan menghindari menonton TV atau penggunaan ponsel sebelum tidur.
(alv)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak