alexametrics

Sambil Rilis SIM Ayat 2, Chelsea Islan Dkk Sapa Penggemar di Cileungsi Bogor

loading...
Sambil Rilis SIM Ayat 2, Chelsea Islan Dkk Sapa Penggemar di Cileungsi Bogor
Para pemain film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 melakukan meet and greet dengan penggemar di Metropolitan Mall, Cileungsi, Bogor, Minggu (19/1). Foto/SINDOnews/Haryudi
A+ A-
BOGOR - Sambil merilis film Sebelum Iblis Menjemput (SIM) Ayat 2, Chelsea Islan beserta pemain lain kembali menyapa penggemar dengan menjanjikan mimpi buruk di Metropolitan Mall, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (19/1).

Film horor karya sutradara Timo Tjahjanto ini sudah dapat dirasakan mencekam saat melihat trailer-nya. Suasana keseraman dan ketegangan akan menjadi keseruan setelah Frontier Pictures bekerjasama dengan Legacy Pictures dan Rapi Films merilis video berdurasi 1 menit 24 detik itu.

Trailer dibuka dengan adegan flashback Alfie (Chelsea Islan) dan adiknya, Nara (Hadijah Shahab), saat mereka berhasil lolos dari jemputan maut iblis seperti yang diceritakan pada ending film SIM pertama yang dirilis pada 2018. Dan kini Alfie serta sang adik harus kembali berjuang menyelamatkan diri dari sebuah teror iblis yang sangat berbahaya. Hingga arwah iblis bangkit mengincar Alfie, Nara, dan semua yang terlibat dalam lingkaran setan.



"Kalau di film pertama, teror iblis berpusat pada sebuah keluarga yang mempunyai masalah kompleks. Nah di film kedua, jalan ceritanya lebih lebar karena Alfie merasa jadi stranger di antara banyaknya karakter. Namun, karena suatu hal Alfie harus bersatu dengan mereka untuk memecahkan misteri," kata Chelsea saat menceritakan perbandingan karakternya.

Sementara itu sang kreator Timo Tjahjanto mengaku, ingin menghadirkan ketakutan ekstrem dua kali lipat dibandingkan film pertamanya. "Tak ingin tanggung-tanggung menghadirkan banyak karakter yang masing-masing memiliki kejadian tragis tersendiri," kata dia.

"Jika di film pertama bisa diistilahkan horor klasik, film kedua kali ini lebih rock and roll," lanjutnya.

Timo menambahkan, selain menghadirkan lebih banyak karakter, pihaknya juga semaksimal mungkin merajut jalan cerita serta kegilaan akting para pemain. "Kami push semaksimal mungkin jalan cerita dan kegilaan akting para pemain. Apabila mereka dalam sebuah bahaya berbau demonic, maka akan segila apa mereka? Itu yang tersaji dalam SIM Ayat 2," jelas Timo.

Hal yang sama diungkapkan Baskara Mahendra. Pemeran karakter Budi ini mengaku, sudah merasakan keseraman film SIM Ayat 2 sejak pertama kali membaca skenarionya.

"Dari awal baca skrip dan reading, saya sudah cukup capek bacanya. Artinya ketika sudah jadi audio visual, saya yakin penonton bakal dibuat tegang terus-terusan saat menyaksikan film SIM Ayat 2," ungkap Baskara.

Satu lagi pemain yang cukup menarik perhatian, yaitu Shareefa Daanish. Daanish sudah beberapa kali bermain film horor dan SIM Ayat 2 menjadi reuni dirinya dengan Timo setelah Rumah Dara (2009).

Tentu bergabungnya Daanish dalam film ini menambah sentuhan horor SIM Ayat 2. Sejak official first look SIM Ayat 2 dirilis beberapa waktu lalu, sudah banyak orang memberi komentar penasaran dengan keterlibatan Daanish dalam film ini. Aktingnya nanti menjadi yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta film horor.

"Timo adalah sutradara favorit saya. Dia teman saya lebih dari 10 tahun dan saya selalu mau bekerjasama dengan dia, termasuk SIM Ayat 2 di mana saya berperan sebagai Jenar," kata Daanish.

Selain Baskara dan Daanish, wajah-wajah baru yang terlibat dalam SIM Ayat 2 sudah diperkenalkan. Mereka adalah bintang-bintang berbakat di antaranya Arya Vasco, Aurelie Moeremans, Karina Salim, Lutesha, dan Widika Sidmore. Para pemain inilah yang akan masuk dalam lingkaran iblis bersama Alfie dan Nara.

Siapa yang selamat? Tentu jawabannya baru bisa diketahui saat Anda menonton film ini, yang direncanakan tayang mulai 27 Februari 2020 di bioskop-bioskop Indonesia.
(tsa)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak